Audiensi Pincab BRI Tanjung Karang Diterima Kalapas Narkotika Bandarlampung Bahas Kolaborasi Ketahanan Pangan

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Okt 2025 16:07 33 Melia Efrianti

RadarCyberNusantara.id | Lembaga pemasyarakatan (lapas) Narkotika kelas IIA Bandarlampung menerima kunjungan audiensi dari pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia ( BRI) Tanjung karang , Hidayat Akbar diruang kerja Kalapas , Selasa 07/10/2025.

Audiensi ini membahas peluang kerja sama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintahan presiden Prabowo Subianto, sekaligus sejalan dengan 13 akselerasi kementrian imigrasi dan pemasyarakatan ( IMPAS) dibawah arahan Menteri IMPAS dan direktur jenderal pemasyarakatan.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh kepala lapas Narkotika bandarlampung, Jumadi. Dalam kesempatan tersebut, kalapas menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komitmen pihak BRI yang ingin bersinergi dalam upaya pemberdayaan warga binaan melalui program pertanian dan peternakan produktif.

” Kami di lapas narkotika Bandarlampung berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional. Warga binaan mempunyai potensi besar untuk berkontribusi melalui kegiatan kerja produktif dibidang pertanian dan peternakan. Karena itu, kami menyambut baik sinergi dengan BRI dalam penguatan program ini, baik dari sisi pembiayaan, pelatihan, maupun pengembangan sarana produksi, ” ujar Kalapas Jumadi.

Iklan

Lebih lanjut, kalapas Jumadi menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada pembinaan mental dan kemandirian ekonomi warga binaan agarereka siap berdaya saing setelah bebas.

” Kami ingin membangun ekosistim pembinaan yang berkelanjutan. Artinya, warga binaan tidak hanya dibina secara kepribadian dan spiritual, tetapi juga diberi bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar dan sektor ketahanan pangan, Dukungan BRI melalui program CSR akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan sarana kegiatan kerja dilapas,” tambahnya.
Kalapas menutup pertemuan dengan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif dan berdampak sosial. ” Kami berharap audiensi ini menjadi langkah awal sinergi yang kongkret antara Lapas dan BRI. Kami ingin menunjukan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga pusat pemberdayaan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Jumadi.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif. Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan penyusunan profosal dan rencana aksi yang akan disesuaikan kan dengan program CSR BRI serta prioritas Asta cita ketahanan pangan Nasional dan 13 Akselerasi IMIPAS.

|Red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!