Bumdes Curup Guruh Kagungan, Kedok Korupsi di Balik Usaha Bebek Petelur

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Mar 2026 16:47 69 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id |  – Bumdes Jaya Mandiri, badan usaha milik desa yang diharapkan menjadi penggerak perekonomian desa, justru diduga menjadi kedok bagi oknum-oknum untuk menghambur-hamburkan uang negara. Ketua LLI, Adi Candra, mengungkapkan bahwa Bumdes Jaya Mandiri hanya menjadi perantara bagi para oknum untuk menghabiskan dana desa.

Ungkapan bahwa Bumdes hanyalah kedok/perantara para oknum. Yang mana patut diduga mereka hanya ingin menghamburkan uang negara dengan kedok penyertaan modal Bumdes.

Dana yang terkucur ke Bumdes Jaya Mandiri sejak tahun 2024-2025 bukanlah dana yang kecil, yaitu sebesar Rp 115.756.550. Namun, usaha budidaya bebek petelur yang dijalankan Bumdes Jaya Mandiri tidak berjalan dengan baik. Bebek-bebek tersebut diduga telah habis dijual atau dilelang, padahal belum genap satu tahun usaha berjalan.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, bebek-bebek tersebut diduga telah habis di lelang/jual. Padahalal diketahui Desa Curup Guruh Kagungan sendiri merealisasikan penyertaan modal Bumdes sejak tahun 2024-2025 dengan nilai cukup besar,” kata Adi Candra. Senin (9/3/2026).

Adi Candra menegaskan bahwa akan melaporkan pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan ataupun pengurus Bumdes Jaya Mandiri ke inspektorat dan aparat penegak hukum (Aph) kabupaten Lampung Utara.

Sementara itu, Donald warga desa Curup Guruh Kagungan, juga mengungkapkan bahwa usaha Bumdes Jaya Mandiri sudah tidak beroperasi lagi dan kandang telah kosong.

“Sudah tidak beroperasi lagi bang usaha Bumdes itu, kami masyarakat juga tidak mengetahui apakah dalam usaha budidaya bebek petelur itu Bumdes desa kita mengalami untung atau rugi masyarakat tidak mendapatkan informasinya dari pengurus ataupun pihak desa,” kata Donald.

Masyarakat desa Curup Guruh Kagungan berharap Bumdes Jaya Mandiri dapat berkembang dan memberikan manfaat banyak untuk masyarakat desa.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media masih mencoba untuk melakukan konfirmasi dan meminta tanggapan baik kepada kepala desa Curup Guruh Kagungan, pengurus Bumdes Jaya Mandiri, Dinas PMD, dan Inspektorat kabupaten Lampung Utara. (Dv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!