Buyung Lalana: Menyalakan Kembali Jiwa Bahari dan Patriotisme Prajurit Marinir

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Apr 2026 22:32 2 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id | Komandan Korps Marinir TNI AL, Mayor Jenderal TNI (Mar) Buyung Lalana, menegaskan bahwa setiap prajurit Korps Marinir wajib menjaga dan terus menghidupkan nilai-nilai patriotisme yang diwariskan oleh para pendahulu. Bagi Buyung Lalana, semangat juang, loyalitas, dan jiwa korsa bukan sekadar tradisi melainkan fondasi utama yang harus terus diasah dalam setiap generasi prajurit.

Sebagai pasukan matra laut yang memiliki kemampuan tempur di dua dimensi darat dan laut Marinir dituntut untuk senantiasa menggembleng diri. Latihan keras, disiplin tinggi, serta kesiapsiagaan operasional menjadi keharusan agar mereka selalu siap menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan usai beliau bertindak sebagai inspektur upacara dalam serah terima jabatan Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) di Lapangan Apel Mako Kolatmar, Grati, Pasuruan, pada Rabu, 17 Juni 2015. Dalam kesempatan itu, tongkat komando Dankolatmar resmi diserahterimakan dari Budi Purnama kepada Imam Sopingi.

Upacara tersebut dihadiri sekitar 700 personel dari berbagai satuan pelaksana Kolatmar, termasuk unsur Mako, Puslatsus, Puslatpasrat, hingga Pusat Latihan Pertempuran Marinir di Grati, Purboyo, dan Baluran. Kehadiran pasukan dalam jumlah besar ini menjadi simbol soliditas serta kesiapan Korps Marinir dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pelatihan tempur.

Lebih jauh, Buyung Lalana juga menekankan pentingnya kesadaran sebagai bangsa maritim. Ia mengingatkan bahwa Indonesia sejatinya adalah negara laut, sehingga orientasi pembangunan dan pertahanan harus kembali berpijak pada kekuatan bahari.

> “Poros maritim itu sangat benar. Mari kita kembali ke laut, karena negara kita pada hakikatnya adalah negara laut. Kita harus menyadari itu,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas peran strategis Korps Marinir dalam mendukung visi besar Indonesia sebagai poros maritim dunia. Tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membangun kembali identitas bangsa sebagai kekuatan maritim yang tangguh dan berwibawa.

Dalam kepemimpinannya, Buyung Lalana tidak hanya dikenal sebagai jenderal lapangan, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap laut termasuk upaya penyelamatan terumbu karang. Ia menghadirkan wajah prajurit Marinir yang bukan hanya kuat dalam pertempuran, tetapi juga bijak dalam menjaga kekayaan alam Indonesia.
Sumber : detik.con

#BuyungLalana #KorpsMarinir #PorosMaritim #Patriotisme #TNIAL #JiwaKorsa #IndonesiaMaritim

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!