Dugaan Penyelewengan Anggaran BOS di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah: Kepala Sekolah Bungkam

waktu baca 3 menit
Selasa, 17 Feb 2026 21:44 6 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Sebuah pertanyaan besar menggantung di udara, siapa yang bertanggung jawab atas dugaan penyelewengan anggaran BOS di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah? Kepala sekolah, yang seharusnya menjadi contoh, justru memilih bungkam ketika dimintai klarifikasi. Selasa(17/2/2026)

Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat dugaan penyelewengan anggaran pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana serta pengembangan perpustakaan di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah tahun 2024-2025.

Anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah tahun 2024 tahap 1 sebesar Rp 172.116.200, tahap 2 sebesar Rp 162.540.900, tahun 2025 tahap 1 sebesar Rp 149.592.000, dan tahap 2 sebesar Rp 94.432.000. Total anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah selama 2 tahun mencapai Rp 578.681.100.

Anggaran pengembangan perpustakaan tahun 2024 tahap 1 sebesar Rp 0, tahap 2 sebesar Rp 18.000.000, tahun 2025 tahap 1 sebesar Rp 25.311.500, dan tahap 2 sebesar Rp 115.005.000. Total anggaran pengembangan perpustakaan selama 2 tahun mencapai Rp 158.316.500.

Jika anggaran ini direalisasikan, tentu perpustakaan dan gedung sekolah akan sangat mewah. Namun, berdasarkan pengamatan, kondisi perpustakaan dan gedung sekolah tidak sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan.

Pertanyaan yang muncul adalah, kemana anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana serta pengembangan perpustakaan yang telah dialokasikan? Apakah anggaran ini digunakan untuk kepentingan lain?

Kepala sekolah saat dikonfirmasi beberapa hari yang lalu tidak berada di sekolah, ucap seorang staf di sekolah. Awak media mencoba menghubungi kepsek via WhatsApp, namun sayang kepsek lebih memilih bungkam enggan menjawab meski pesan telah conteng di hitam.

Bahkan beberapa nomor awak media lainnya diduga telah diblokir kepsek tersebut. Hal ini menambah kecurigaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan oleh pihak sekolah terkait penggunaan dana BOS.

Kami mempertanyakan, apakah kebungkaman ini suatu tanda ada permainan di balik anggaran ratusan juta tersebut? Atau kepsek enggan menemui wartawan karena takut terungkapnya kebenaran?

Ini baru 2 pos anggaran, bagaimana dengan pos-pos lainnya? Tentu ini menjadi pertanyaan besar, sementara pihak sekolah dalam hal ini bungkam. Apakah anggaran lainnya juga digunakan secara transparan dan akuntabel? Apakah tidak ada pos anggaran lain yang juga mengalami penyimpangan?

Kami meminta agar pihak sekolah dapat memberikan klarifikasi atas dugaan penyelewengan anggaran ini. Kami juga meminta agar instansi terkait dapat melakukan audit secara menyeluruh dan transparan untuk memastikan bahwa dana BOS digunakan secara benar dan tepat sasaran.

Diminta kepada instansi terkait untuk dapat mengaudit kepsek tersebut dan memeriksa penggunaan dana BOS di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah, agar dapat diketahui apakah ada penyimpangan atau tidak. Kami juga meminta agar pihak sekolah dapat kooperatif dan transparan dalam proses audit ini.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media belum dapat mengkonfirmasi guna meminta keterangan dari pihak sekolah, karena kepala sekolah tidak dapat dihubungi dan beberapa nomor awak media telah diblokir.  (Dv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!