Jalan Rusak Didesa Sidodadi Sungkai Selatan : Kepedihan Warga dan Janji yang Tertinggal

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Apr 2026 23:28 2 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id |  – Jalan milik Pemkab Lampura yang terletak di Desa Sidodadi, Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara, menjadi saksi bisu kepedihan warga. Jalan yang berlubang dan rusak parah ini bukan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tapi juga menjadi simbol kegagalan pemerintah dalam memenuhi janji.

“Di jalan yang berlubang ini, kami tak hanya menghindari agar tak jatuh, kami juga menghindari kenyataan bahwa yang rusak bukan sekadar aspal, melainkan tanggung jawab dan kepedulian yang sengaja dilupakan,” kata seorang warga Sidodadi yang tak ingin namanya disebut. Jum’at (3/4/2026)

Jalan ini adalah satu-satunya akses ke sekolah, rumah sakit, pasar, kecamatan, dan Kota Bumi. Namun, kondisinya yang sangat memprihatinkan membuat warga merasa tidak dihargai, seperti mereka hanya menjadi warga kelas dua di negeri sendiri.

“Itu jalan dari saya masih dalam perut sampai punya anak 1 masih rusak parah bang. Padahal jalan ini  satu-satunya akses ke sekolah, akses ke rumah sakit, akses ke pasar, akses ke kecamatan, akses ke kota bumi. Tapi yah apa lagi, kalo semakin masuk kedalam, jalannya lebih parah hancur nya,” tambah warga tersebut

Saat hujan, lubang-lubang besar di jalan itu digenangi air, seperti kolam aja. Warga harus berhati-hati agar tidak terjebak di dalamnya, seperti mereka harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam kemiskinan dan ketidakadilan.

“Kadang-kadang motor atau mobil yang lewat bisa terjebak di lubang itu, dan itu sangat berbahaya,” keluh warga khawatir

Jalan rusak ini telah menjadi langganan warga Sidodadi selama puluhan tahun, tanpa adanya perbaikan yang signifikan. Warga berharap, di kepemimpinan Bupati dan Wakilnya saat ini, dapat memperbaiki jalan yang ada di desa tersebut.

“Kami berharap, jalan ini dapat diperbaiki, agar anak-anak kami dapat bersekolah dengan aman, agar pasien dapat dibawa ke rumah sakit dengan cepat, dan agar kami dapat berdagang dengan lancar,” kata warga Sidodadi dengan harapan besar.

Kepedihan warga Sidodadi ini menjadi pertanyaan besar bagi pemerintah daerah. Apakah janji-janji kemajuan dan pembangunan hanya sebatas retorika?

Apakah kepedulian terhadap rakyat hanya sebatas kata-kata? Atau apakah ini hanya sekadar permainan politik, di mana janji-janji hanya digunakan untuk mendapatkan suara, tapi tidak ada aksi nyata?

Warga Sidodadi berharap pemerintah dapat segera memperhatikan dan memperbaiki jalan tersebut, agar warga setempat dapat hidup dengan lebih baik dan bermartabat.(Dv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!