Kodim 0410/KBL Bersama Forkopimda, Gelar Karya Bakti Gerakan Lingkungan Hidup Bebas Sampah

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Feb 2026 17:51 4 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Sebagai bentuk implementasi instruksi Presiden RI tentang pengelolaan lingkungan hidup, jajaran Kodim 0410/KBL bersama unsur Forkopimda dan masyarakat menggelar Karya Bakti Gerakan Lingkungan Hidup Bebas Sampah (Zero Waste) yang dipusatkan di kawasan Pasar Bambu Kuning, Tanjung Karang Pusat, Rabu (11/2).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Aster Kol Inf Anang Sofyan Efendi ini diawali dengan apel gabungan di halaman parkir Pasar Raya Lebak Budi. Apel tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, antara lain Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, perwakilan Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi, serta jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dandim 0410/KBL yang diwakili Danramil 410-05/TKP Mayor Inf Bunyamin menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Babinsa turun langsung ke lapangan bersama masyarakat dan instansi terkait. Ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi edukasi nyata bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Mayor Bunyamin.

Sebanyak 420 personel dikerahkan dalam aksi bersih-bersih serentak ini, meliputi personel Denmadam, Kodim 0410/KBL, Lanal Lampung, Polri, Yonif 7/Marinir, BPBD, FKPPI, HIPAKAD, Satpol PP, Linmas, serta puluhan komunitas peduli lingkungan dan masyarakat sekitar.

Sasaran utama pembersihan difokuskan di dua titik utama, yakni Pasar Smep dan Pasar Pasir Gintung. Namun, perhatian khusus juga diberikan pada jalur-jalur penghubung menuju Pasar Bambu Kuning yang selama ini kerap menjadi titik tumpukan sampah liar. Anggota Babinsa terlihat bahu-membahu membersihkan saluran air yang tersumbat serta menyapu area pedagang kaki lima.

Dalam amanatnya, Aster Kol Inf Anang Sofyan Efendi menekankan bahwa persoalan sampah bukan lagi isu lokal, melainkan telah menjadi darurat global.

“Kota Bandar Lampung sudah tertata baik, tapi masih ada titik rawan sampah. Jika dibiarkan, dampaknya bukan hanya banjir, tetapi pencemaran tanah dan turunnya produktivitas lahan. Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal kecil, dan lakukan berkelanjutan,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung selama lebih dari satu jam dan berakhir pukul 09.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Sejumlah karung berisi sampah plastik, daun kering, dan limbah pasar berhasil diangkut ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terdekat.| Red.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!