Libur Sekolah Tak Hentikan Langkah BGN, Benarkah MBG Telah Berevolusi Jadi Ritual Proyek Negara?

waktu baca 3 menit
Kamis, 25 Des 2025 23:17 263 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Badan Gizi Nasional atau BGN tetap melangsungkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski para pelajar sebagai konsumen sudah memasuki libur, namun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap menjalankan bisnisnya.

Ditengah tudingan Hakikat program pemenuhan gizi nasional ini telah berevolusi menjadi ritual proyek Negara, BGN “Maju Tak Gentar” menyerap anggaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Anjing menggonggong Kafilah Berlalu, pribahasa tersebut yang mungkin dilakukan oleh Pemerintah melalui BGN yang telah menyiapkan skema pendistribusian khusus agar produk “Dagangan” SPPG tetap bisa laku dimusim libur sekolah.

Melalui Keputusan Kepala BGN nomor 52.1 tahun 2025, pedoman tata kelola penyelenggaraan program MBG selama libur sekolah telah diatur sedemikian rupa.

Merujuk keputusan itu, pendistribusian MBG akan dilaksanakan maksimal dua kali dalam seminggu. Paket MBG yang dipersiapkan merupakan kombinasi makanan siap konsumsi dan makanan kemasan yang bisa dibawa pulang.

Menu MBG selama libur sekolah disesuaikan dengan bahan makanan yang tahan lama. Masih berdasarkan keputusan Kepala BGN tersebut, pendistribusian akan dilakukan dengan empat skema meliputi:

Siap Santap Awal Libur.

Siswa akan memperoleh paket makanan siap santap pada empat hari pertama libur sekolah. Menu terdiri dari Susu, Telur, buah, Abon dan Dendeng.

– Ambil Di Sekolah.

Siswa atau orang tua didorong mengambil paket MBG di Sekolah. Skema ini mengharuskan SPPG mendata siswa yang memilih opsi ini guna memastikan jumlah stok yang disiapkan di Sekolah.

-Ambil Ke SPPG.

SPPG juga melayani siswa atau orang tua yang bersedia mengambil “Jatah” MBG nya di dapur terdekat.

– Antar Ke Rumah.

Bagi siswa atau orang tua yang tidak dapat datang ke sekolah atau SPPG, maka MBG akan diantar ke rumah.

Perlu diingat, semua skema tersebut bersifat fleksibel dan tidak memaksa, karena BGN sendiri menyatakan keputusan terakhir tetap pada kesepakatan antara sekolah dan keluarga siswa.

Melalui empat skema tadi, BGN menargetkan kecukupan gizi siswa selama libur sekolah tetap terjaga.

Namun pelaksanaan MBG di masa libur sekolah dikritik pemerhati kebijakan anggaran dan segenap orang tua siswa.

“Sekolah libur, anak-anak liburan. Tapi perintah Presiden Prabowo satu, program makan bergizi gratis harus tetap jalan,” ujar seorang pemerhati kebijakan anggaran, Kamis (25/12/2025).

Dilapangan, lanjutnya, Kebijakan ini di eksekusi Kepala BGN, Dadan Hindayana. Skemanya sederhana tapi “Ajaib” murid libur tapi disuruh datang ke sekolah ambil makanan.

“Libur Nasional berubah menjadi wajib hadir versi Proyek. Anak harus keluar rumah, orang tua keluar ongkos demi satu menu yang katanya gratis tapi ribet,” ungkap salah satu orang tua.

Belum lagi makanan yang disiapkan oleh SPPG tidak sesuai dengan standar pemenuhan gizi baik kwalitas maupun kuantitasnya.

“Dari segi kwalitas makanan dianggap kurang memenuhi gizi anak, karena banyak makanan siap santap yang diduga mengandung bahan kimia maupun bahan pengawet. Begitu juga untuk kuantitas yang tidak sesuai dengan anggaran yang disiapkan Negara untuk MBG/anak/hari,” terangnya.

Efektif belum tentu. Masuk akal, dipertanyakan. Tapi yang pasti anggaran tetap mengalir, dapur tetap produksi, dan vendor tetap tersenyum.

Disinilah MBG berubah wujud dari program Gizi Anak menjadi Ritual proyek Negara.

“Mau murid libur, mau hujan kritik, mau makanan gak sesuai kualitas dan kuantitasnya, yang penting serapan (Anggaran-Red) jalan,” tudingnya.

Sebagai penutup dia menyebutkan, ” Anak boleh puasa sekolah, logika publik boleh cuti, tapi di Era Prabowo, lewat tangan Dadan Hindayana, satu pesan jelas, MBG bukan soal Murid, bukan soal kualitas, bukan soal kuantitasnya, ini soal proyek yang tak boleh mati.” Tutupnya.

Di Bandar Lampung ditemukan di beberapa sekolah, murid mendapatkan paket MBG yang dinilai tak sesuai baik kualitas gizi maupun kuantitasnya. | Pnr.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!