RadarCyberNusantara.id |Warga Bukit Kemuning, Lampung Utara, kembali mengeluhkan aksi sekelompok organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan kegiatan yang meresahkan masyarakat. Aksi tersebut, yang terkait dengan isu batu bara, telah membuat suasana di masyarakat menjadi tidak nyaman.
Seorang warga Bukit Kemuning yang tidak ingin disebutkan namanya, mengecam tindakan premanisme dan pungli yang dilakukan oleh ormas tersebut. “Aksi mereka membuat citra buruk di wilayah Bukit Kemuning. Kami meminta Kapolres dan jajaran segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku agar hal ini tidak terus berlangsung,” ujarnya.
Narno, seorang supir angkutan, juga mengungkapkan pengalamannya yang menyedihkan. Ia dan para sopir lainnya sering disetop oleh sekelompok ormas yang membentak dan meminta uang. “Kami hanya supir, uang jalan kami tidak seberapa. Kalau ada sisa, itu untuk anak istri kami, bukan untuk diberikan kepada preman di jalan,” katanya.
Narno juga memperingatkan bahwa kedepannya, pasti ada pos berdiri lagi di Kotabumi untuk memperlancar tindakan pungli mereka. “Kami berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku agar kami bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Warga Bukit Kemuning berharap agar pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku dan mengembalikan keamanan di wilayah mereka.(Red)
Tidak ada komentar