RadarCyberNusantara.Id | Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dan Pertalite yang dikeluhkan warga di Kotabumi dan sekitarnya akhirnya direspon cepat. Polres Lampung Utara bersama DPRD Kabupaten Lampung Utara turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lima SPBU, Minggu (11/10/2026).
Sidak yang dimulai pukul 15.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal, S.T., didampingi Ketua Komisi II Rahmad Fadli, S.H., Wakil Ketua I Cherly Yusrizal, S.E., M.M., serta anggota DPRD Daniel Priya Dinata, S.H.
Dari pihak kepolisian, hadir personel Satreskrim dan Satintelkam Polres Lampung Utara untuk melakukan pendampingan dan pengawasan.
Lima SPBU yang menjadi sasaran sidak yakni SPBU 24.345.24 di Jalan Alamsyah RPN, SPBU 24.345.82 di Desa Kembang Tanjung, SPBU 24.345.22 di Desa Kalibalangan, SPBU 24.345.19 di Desa Bandar Kagungan Raya, dan SPBU 24.345.92 di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Kelapa Tujuh.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan, keterlibatan Polri merupakan bentuk dukungan terhadap pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
“Polres mendukung penuh langkah pengawasan bersama DPRD untuk melihat langsung kondisi di lapangan terkait kelangkaan BBM bersubsidi. Kami juga berkoordinasi dengan pihak SPBU untuk mengidentifikasi kendala pengisian solar dan Pertalite,” ujar IPTU Herawati.
Dari hasil sidak di lapangan, tim menemukan antrean panjang kendaraan yang ingin mendapatkan solar dan Pertalite. Bahkan, sejumlah mobil pribadi tampak mengantre untuk mengisi Pertalite yang seharusnya untuk kebutuhan masyarakat kecil.
Tak hanya mengecek antrean, tim gabungan juga berdialog langsung dengan pengelola SPBU untuk menggali penyebab utama kelangkaan yang terjadi di Lampung Utara.
Sebagai langkah tegas, Polres Lampung Utara memastikan akan melakukan tindak lanjut serius.
“Kami akan memberikan surat imbauan kepada pemilik SPBU agar bersama-sama menjaga kondusivitas pelayanan. Kami juga akan sidak secara berkala dan tidak segan melakukan penegakan hukum jika ditemukan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi,” tegasnya.
Polres berharap sinergi dengan DPRD dan pengelola SPBU mampu memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak. (Dv)
Tidak ada komentar