RadarCyberNusantara.Id | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., resmi melanjutkan pendidikan ke jenjang tertinggi dengan menempuh Program Doktor (S-3) Ilmu Pendidikan di Universitas Lampung (Unila).
Langkah akademik ini diambil sebagai komitmen nyata dalam memperkuat kapabilitas kepemimpinan tata kelola serta meningkatkan mutu ekosistem pendidikan di Provinsi Lampung. Keputusan untuk kembali menimba ilmu di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila ini didasari oleh pentingnya penyelarasan kebijakan birokrasi dengan pendekatan ilmiah kontemporer.
Sejak dilantik, Thomas Amirico dikenal aktif membawa berbagai terobosan, seperti pemetaan kompetensi kepala sekolah hingga peluncuran program peningkatan kualitas guru. Melalui studi doktoral ini, ia berharap dapat merumuskan metodologi dan kebijakan berbasis riset (evidence-based policy) untuk menjawab tantangan masa depan pendidikan.
Saat ditemui, Thomas Amirico menceritakan sedikit tentang kedisiplinan dalam mengikuti perkuliahan di Universitas Lampung (Unila) merupakan kewajiban mutlak bagi seluruh mahasiswa, termasuk pejabat publik.
” Kuliah aktif saya, enggak bisa main – main dan kami mahasiswa wajib di absen satu persatu. Makanya kita semua sebagai mahasiswa wajib hadir. Walaupun sedikit terlambat masuk kantor, tapi sudah kita sesuaikan dengan jadwal yang ada. Artinya tidak menggangu dalam saya berdinas,” ucap Bang Thomas saat di temui mitrapol.com, Kamis ( 15/10 ).
Ditambahkannya, bahwa pentingnya peningkatan mutu dalam dunia pendidikan di provinsi Lampung.
“Peningkatan mutu tata kelola pendidikan harus berjalan selaras dengan pengembangan fondasi keilmuan yang adaptif. Melalui studi S-3 Ilmu Pendidikan di Unila ini, fokus saya adalah mendalami strategi tata kelola yang efektif dan inovatif agar mampu melahirkan kebijakan strategis yang berdampak langsung pada indeks pembangunan manusia (IPM) serta pemerataan kualitas sekolah di seluruh Lampung,” ujar Thomas Amirico
Kehadiran praktisi birokrasi di lingkungan pascasarjana Unila ini disambut positif sebagai bentuk penguatan sinergi pentahelix antara Dinas Pendidikan dan perguruan tinggi. Melalui kolaborasi ilmiah ini, hasil-hasil riset akademis di dalam kampus diharapkan dapat langsung diimplementasikan menjadi solusi praktis bagi tantangan pendidikan daerah.
Seluruh proses perkuliahan dan riset diseminasi keilmuan ini dipastikan akan berjalan beriringan tanpa mengganggu jalannya roda organisasi, pelayanan publik, maupun program-program strategis di lingkungan Disdikbud Provinsi Lampung. Langkah ini sekaligus menjadi teladan nyata bagi seluruh tenaga pendidik dan kepala sekolah di bawah naungannya untuk terus merawat semangat belajar sepanjang hayat (long-life learning).
Pewarta : MM
Tidak ada komentar