Senyum dan Salam Hangat Warnai Open House Idul Adha Bupati Lampung Utara

waktu baca 3 menit
Jumat, 29 Mei 2026 20:13 4 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Di tengah hiruk pikuk Hari Raya Idul Adha, Rumah Jabatan Bupati Lampung Utara berubah jadi ruang pertemuan yang hangat pada Rabu 27 Mei 2026.

Pintu terbuka lebar, karpet digelar, dan deretan kursi disusun tanpa sekat, di sinilah Bupati Lampung Utara Dr Ir Hamartoni Ahadis, M Si bersama Ketua TP-PKK Meri Farida Hamartoni menyambut warganya satu per satu

Anak-anak berlarian kecil sambil menjabat tangan, orang tua membawa senyum dan doa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga aparatur daerah duduk berdampingan, tidak ada pembatas meja panjang, tidak ada antrean kaku, yang ada hanya jabat tangan, sapa, dan obrolan ringan yang mencairkan jarak antara pemimpin dan yang dipimpin

Makna di Balik Pintu Terbuka: Open house Idul Adha bukan sekadar tradisi tahunan, di Lampung Utara kegiatan ini menjadi simbol bahwa pemerintahan tidak boleh terkurung di balik tembok birokrasi, Idul Adha mengajarkan pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan, nilai-nilai itu diterjemahkan lewat ruang temu yang sederhana, rumah jabatan dibuka dan warga dipersilakan masuk.

Bagi masyarakat, momen ini jadi kesempatan langka untuk bertatap muka langsung, bagi pemerintah, ini pengingat bahwa kekuasaan hanya bermakna jika dekat dengan denyut nadi warganya, silaturahmi yang terjalin hari itu melampaui formalitas dan menjadi jembatan kepercayaan

Pembelajaran dari Salam yang Tak Terburu-buru: Yang menarik dari open house kali ini adalah ritmenya yang pelan, tidak ada pidato panjang, tidak ada agenda ketat. Bupati dan Ketua TP-PKK melayani warga satu per satu dan mendengarkan sapa serta doa yang disampaikan, sikap itu membawa pembelajaran bahwa kepemimpinan kadang tidak diukur dari banyaknya program yang diumumkan, melainkan dari kesediaan hadir dan mendengar.

Suasana kekeluargaan yang tercipta juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur dan anggaran, fondasi yang tak kalah penting adalah hubungan sosial yang kuat, ketika warga merasa dekat dengan pemimpinnya, komunikasi jadi lebih mudah, kritik jadi lebih membangun, dan gotong royong jadi lebih hidup

Idul Adha sebagai Cermin Kebersamaan: Hari Raya Kurban selalu mengingatkan pada kisah Nabi Ibrahim dan Ismail tentang kepatuhan, keikhlasan, dan kepedulian pada sesama, dalam konteks Lampung Utara nilai itu terlihat nyata saat rumah jabatan berubah fungsi jadi ruang silaturahmi, di sana tidak ada sekat status, yang ada hanya sesama warga yang merayakan hari besar bersama.

Harapannya sederhana, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan persaudaraan yang tumbuh dalam open house ini tidak berhenti di hari raya, ia harus dibawa pulang oleh setiap warga dan dirawat dalam kehidupan sehari-hari.

Karena Lampung Utara yang Bermartabat, Maju, Aman, dan Sejahtera tidak akan terwujud hanya oleh kebijakan, tapi juga oleh ikatan sosial yang terus dijaga Dan sore itu, ikatan itu diperkuat lewat satu hal yang paling mendasar, senyum dan salam hangat.

Penulis: Davi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!