Beras Sampai ke Dapur Warga, Bupati Hamartoni: Ada Ketenangan di Tengah Kesulitan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 22:33 3 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id | – Sebanyak 116.147 keluarga di Lampung Utara menerima bantuan pangan berupa beras. Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menyebut bantuan tersebut bukan sekadar beras, tetapi bentuk kehadiran pemerintah saat masyarakat menghadapi kesulitan.

Hal itu disampaikan Hamartoni saat launching Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Jumat (11/9/2026).

Menurut Hamartoni, bantuan yang terlihat sederhana bagi sebagian orang dapat memiliki arti besar bagi keluarga penerima.

“Mungkin nilainya terlihat sederhana, tetapi bagi sebuah keluarga, beras yang tersedia di dapur berarti ada ketenangan. Ada senyum yang terjaga. Ada kebutuhan lain yang dapat sedikit diringankan,” kata Hamartoni dalam sambutannya.

Ia menegaskan, setiap bantuan yang sampai ke tangan masyarakat merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan warga tidak menghadapi kesulitan seorang diri.

“Dibalik setiap karung beras yang sampai ke tangan masyarakat, ada kepedulian, ada perhatian, ada ikhtiar pemerintah untuk memastikan bahwa tidak ada keluarga yang merasa berjalan sendirian menghadapi kesulitan,” ujarnya.

Pada 2026, Lampung Utara mendapat alokasi bantuan pangan untuk 116.147 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan.

Khusus alokasi Juli, Agustus, dan September, penyaluran dilakukan sekaligus. Dengan demikian, setiap penerima memperoleh total 30 kilogram beras untuk kebutuhan tiga bulan.

Selain bantuan pangan dari pemerintah pusat, Pemkab Lampung Utara juga menyiapkan langkah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat melalui Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).

Saat ini, cadangan beras pemerintah daerah tercatat 36,26 ton. Pemkab juga akan menambah alokasi CPPD sebanyak 46 ton beras.

Hamartoni mengatakan, pemerintah Daerah tidak ingin berhenti pada bantuan beras. Jika kondisi keuangan daerah semakin membaik, Pemkab Lampung Utara berencana menambah komponen bantuan pangan lainnya.

“Jika ke depan anggaran kita mencukupi dan jauh membaik, kami berencana tahun depan akan menambah komponen bantuan seperti minyak makan dan gula selain bantuan beras,” katanya.

Menurutnya, penambahan bantuan tersebut diarahkan untuk membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat.

“Tujuannya untuk meringankan beban pengeluaran dan untuk kepentingan masyarakat,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Hamartoni juga menyampaikan apresiasi kepada Bulog Kantor Cabang Lampung Utara atas kolaborasi dalam penyaluran bantuan pangan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bulog Kantor Cabang Lampung Utara. Kolaborasi seperti inilah yang harus terus kita rawat,” tuturnya.

Bagi Pemkab Lampung Utara, kata Hamartoni, bantuan pangan bukan hanya tentang jumlah beras yang disalurkan.

Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah menjaga kebutuhan dasar sekaligus menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!