RadarCyberNusantara.Id | – Sebuah video berdurasi 2 menit 18 detik yang memperlihatkan suasana duka di ruang UGD RSUD Handayani Kotabumi viral di media sosial sejak Sabtu (15/8/2026).
Dalam video tersebut tampak jenazah seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun berinisial A, warga Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara. Korban diketahui meninggal dunia saat menjalani perawatan di UGD RSUD Handayani Kotabumi, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Dalam rekaman itu, keluarga pasien menyuarakan kekecewaannya dan mempertanyakan pelayanan yang diterima saat tiba di rumah sakit.
“Penanganan Rumah Sakit Handayani kurang! Lihat ini satpam-satpam, ngomong kalian berdua! Bagaimana kalau ini terjadi pada anak kalian?” ucapnya dalam video.

Unggahan video itu langsung mendapat perhatian luas. Pantauan di akun Facebook radarcybernusatara hingga Minggu (16/8/2026) video tersebut telah mendapatkan 14 ribu like dan ribuan komentar. Beberapa warganet juga membagikan pengalaman mereka saat berobat di RS tersebut.
Menanggapi viralnya video ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara, Maya Manan, mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan sebelum ada hasil pemeriksaan.
“Kami tunggu hasil nya dulu baru nanti diambil kesimpulan…” ujar Maya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (15/8/2026).
Saat ditanya mengenai sanksi jika terbukti ada kelalaian, Maya menegaskan semua sudah ada aturannya.
“Semua ada regulasinya, nanti dilihat di apa kesalahannya….kita tunggu di hasil investigasi,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Handayani Kotabumi belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih berupaya meminta konfirmasi ke Direktur RSUD Handayani Kotabumi terkait kronologi penanganan pasien.
Keterbukaan informasi dari pihak rumah sakit dan hasil investigasi Dinkes diharapkan dapat meluruskan duduk perkara dan menjawab keresahan publik.
Hingga berita ini dipublikasikan, media ini tetap membuka ruang klarifikasi atau hak jawab bagi semua pihak terkait. (Dv)
Tidak ada komentar