RadarCyberNusantara.Id | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan apresiasi atas capaian SMAN 1 Tegineneng Pesawaran yang meloloskan 172 dari 173 lulusan ke Perguruan Tinggi Negeri tahun 2026. Angka itu setara 99,42% dan menjadi salah satu capaian tertinggi sekolah negeri di Lampung tahun ini.
Data Disdikbud Lampung mencatat, kelulusan itu tersebar melalui berbagai jalur seleksi. Sebanyak 35 siswa lolos lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, SNBP, 13 siswa menembus lewat Seleksi Nasional Berbasis Tes, SNBT, dan 124 siswa lainnya diterima melalui jalur SPAN-PTKIN, SMBP-PAN, serta seleksi Poltekkes.
Sebaran kampus tujuan juga beragam dan kompetitif. Untuk jalur SNBP, 12 siswa diterima di Institut Teknologi Sumatera, ITERA, 8 orang di Universitas Lampung, UNILA, 14 orang di Politeknik Negeri Lampung, POLINELA, dan 1 orang di UIN Raden Intan Lampung, UIN RIL.
Sementara di jalur SNBT, 11 siswa masuk UNILA, 1 orang ke POLINELA, dan 1 orang ke UIN RIL. Di jalur SPAN-PTKIN dan lainnya, mayoritas siswa diterima di UIN RIL sebanyak 72 orang, diikuti POLINELA 43 orang, serta sejumlah kampus Islam negeri dan politeknik kesehatan di luar Lampung.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh lulusan SMAN 1 Tegineneng tahun 2026. Capaian 99,42% diterima di PTN adalah prestasi luar biasa yang menunjukkan sinergi antara siswa, guru, orang tua, dan sekolah berjalan dengan baik,” kata Thomas Amirico.
Menurutnya, keberhasilan ini harus menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Lampung. “Kami ingin SMAN 1 Tegineneng jadi role model. Bahwa dengan bimbingan yang terarah, pemanfaatan program pemerintah, dan semangat belajar siswa, target masuk PTN bukan hal mustahil, bahkan bisa dicapai hampir seluruh lulusan,” ujarnya.
Thomas juga berpesan kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah masuk kampus. “Jaga nama baik sekolah dan daerah. Tunjukkan bahwa anak Lampung mampu bersaing di tingkat nasional. Dan yang paling penting, setelah lulus nanti kembalilah membangun Lampung,” tegasnya.
Pihak sekolah menyebut capaian ini hasil pembinaan berkelanjutan sejak kelas X. Program bimbingan belajar intensif, try out berkala, konsultasi dengan guru BK, dan pemanfaatan beasiswa KIP Kuliah jadi kunci.
Bagi siswa, angka 99,42% memberi sinyal kuat, lahir dan sekolah di Pesawaran bukan penghalang untuk masuk kampus favorit. Bagi Lampung, ini bukti bahwa mutu pendidikan terus bergerak ke arah yang lebih baik, sejalan dengan visi “Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”.
Hari ini SMAN 1 Tegineneng punya alasan kuat untuk bangga. Besok, giliran sekolah mana?
Penulis: Davi
Tidak ada komentar