Radarcybernusantara.Id | Kasus dugaan penyimpangan yang tengah menjadi sorotan publik dalam dua hari terakhir memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Ketua Umum Ormas Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Iwan Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya tidak terkejut dengan mencuatnya kasus tersebut. According to him, ketidakjujuran dalam menjalankan amanah cepat atau lambat pasti akan terungkap ke publik.
“Niat tulus Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam membangun bangsa seharusnya dijaga dengan penuh tanggung jawab oleh para pembantunya di pemerintahan. Jangan sampai ada oknum pejabat yang memanfaatkan program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” ujar pria yang akrab disapa Bang Iwan tersebut melalui keterangan tertulis kepada media, Kamis (4/6).
Bang Iwan menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi pengingat sekaligus peringatan keras bagi seluruh jajaran menteri dan kepala badan di Kabinet Merah Putih. Ia mengingatkan bahwa segala bentuk tindakan yang merugikan negara dan rakyat tidak akan bisa disembunyikan selamanya.
“Tidak ada kejahatan yang tidak terungkap. Oleh karena itu, jangan coba-coba bermain curang di kabinet ini. Seluruh jajaran harus fokus bekerja demi rakyat, bukan justru memanfaatkan jabatan untuk aji mumpung,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kepemimpinan nasional, Ketum GCP juga memberikan masukan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil tindakan tegas. Pihaknya mendorong adanya langkah evaluasi dan pencopotan terhadap oknum pembantu presiden yang terbukti tidak jujur, tidak amanah, atau berkinerja buruk.
“Kepentingan rakyat harus diletakkan di atas segala-galanya. Kami berharap Presiden tidak ragu untuk menertibkan pejabat yang tidak sejalan dengan visi bersih-bersih pemerintah, baik yang berasal dari unsur titipan maupun peninggalan masa lalu. Masyarakat menaruh harapan besar pada pemerintahan ini, dan kepercayaan tersebut jangan sampai dikorbankan,” pungkas Bang Iwan. |RBL
Tidak ada komentar