LPAI Lampung Sesalkan Perundungan Santri Ponpes Terjadi Berulangkali di Pesawaran

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Sep 2025 15:24 48 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Lampung, Andi Lian S.H., M.H., menyesalkan kembali terulangnya dugaan Perundungan Santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Pesawaran, Sabtu (06/09/2025).

Menurut Andi, hal itu tidak seharusnya terulang kembali apabila pengasuh pondok pesantren melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi hal-hal serupa itu tidak terjadi lagi.

Untuk itu menurut Andi, peristiwa ini tidak sepatutnya di toleransi sebab sudah terjadi berulang, sehingga seperti tidak timbul efek jera bagi berbagai pihak.

“Pihak pengasuh pondok pesantren harusnya melakukan evaluasi menyeluruh terkait pola asuh dan pengawasan yang dilakukan di pondok pesantren tersebut,” ujar Andi.

Selain itu menurut Andi, pengasuh pondok pesantren harus melibatkan juga para orang tua dalam melakukan pola pengawasan bagi para santri.

” Pihak ponpes mungkin perlu juga melibatkan para orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap para santri di pondok pesantren itu,” saran Andi.

Selanjutnya, Andi juga menekankan agar pihak pondok pesantren tidak menutup diri terhadap peristiwa yang terjadi di lingkungan pondok pesantren tersebut.

“Yang ketiga, pihak pondok pesantren jangan menutup diri terhadap peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam pondok pesantren.” Pungkasnya.

Kasus bullying atau perundungan, bisa terjadi di mana saja dan pada kalangan mana pun. Sebagai sekolah agama yang menerapkan sistem asrama, menjadikan pesantren sebagai tempat yang rawan akan kasus perundungan. Pencegahan perundungan di kawasan pesantren, tentu harus menjadi salah satu fokus para pengurus pesantren.

Berbagai cara dilakukan oleh pesantren dalam mencegah terjadinya kasus bullying. Salah satunya, dilakukan sosialisasi kepada santri mengenai bahaya bullying. | Pnr.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!