RadarCyberNusantara.Id | — Masyarakat Pekon Tanjung Raja dan Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, menyampaikan harapan sekaligus desakan mendesak kepada Pemerintah Daerah agar segera merealisasikan pembangunan jembatan penghubung kedua pekon serta perbaikan Jalan Kabupaten ruas Kaca Marga–Suka Padang. Rencana pembangunan dan perbaikan infrastruktur tersebut sebelumnya telah menghebohkan masyarakat dan dijanjikan segera terlaksana, namun hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda nyata dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanggamus.
Selama ini, akses penghubung antara Tanjung Raja dan Tanjung Jati masih sangat terbatas dan sulit dilalui. Warga terpaksa menempuh jalan memutar yang jauh atau menyeberangi aliran air yang berisiko tinggi, terutama saat musim hujan dan banjir. Kondisi ini sangat menghambat aktivitas ekonomi, kelancaran pendidikan anak-anak, serta akses terhadap pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut.
“Jembatan ini sudah lama kami tunggu. Jika jembatan itu terbangun, anak-anak bisa berangkat dan pulang sekolah lebih cepat dan aman, hasil bumi serta hasil tangkapan nelayan bisa langsung dipasarkan tanpa kendala, dan warga tidak perlu lagi merasa cemas saat banjir datang,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Tanjung Raja.
Selain pembangunan jembatan, warga juga mendesak percepatan perbaikan Jalan Kabupaten ruas Kaca Marga–Suka Padang. Ruas jalan tersebut saat ini kondisinya memprihatinkan — banyak bagian yang rusak parah, berlubang dalam, dan licin, terutama saat hujan. Padahal jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan berbagai pekon di Kecamatan Cukuh Balak menuju pusat kecamatan dan pusat perdagangan.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas PUPR segera menganggarkan dan memulai pelaksanaan pekerjaan tersebut pada tahun ini. Ini bukan sekadar soal pembangunan infrastruktur, melainkan soal keselamatan jiwa dan masa depan masyarakat Cukuh Balak,” tambah perwakilan masyarakat Suka Padang.
Masyarakat berharap aspirasi dan harapan ini segera mendapat tanggapan serta tindak lanjut nyata dari Bupati Tanggamus, DPRD Kabupaten Tanggamus, dan instansi terkait. Dengan terbangunnya jembatan dan diperbaikinya ruas jalan tersebut, diharapkan roda perekonomian di wilayah pesisir Kecamatan Cukuh Balak dapat berputar lebih lancar dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Potensi Besar Terhambat Infrastruktur
Kecamatan Cukuh Balak merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Tanggamus yang menyimpan potensi besar di sektor pertanian, perikanan, serta pariwisata. Namun, keterbatasan dan ketidakmemadai infrastruktur jalan dan jembatan hingga saat ini masih menjadi kendala utama yang menghambat percepatan pembangunan dan pengembangan wilayah tersebut.
LPAKN RI PROJAMIN DPC Tanggamus Desak Bupati Bertindak Tegas
Merespons ketidakjelasan realisasi rencana pembangunan tersebut, Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara Republik Indonesia (LPAKN RI) PROJAMIN Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten Tanggamus melalui juru bicaranya, Helmi, menyampaikan harapan sekaligus desakan kepada Bupati Tanggamus agar segera mengambil langkah tegas.
“Kami berharap Bupati Tanggamus segera bertindak dan menegur pihak rekanan pemenang tender pekerjaan tersebut. Selain itu, kami juga meminta Bupati untuk memeriksa dan memperhatikan kredibilitas pihak pemborong yang ditunjuk — apakah mereka benar-benar memiliki kemampuan dan keahlian di bidang pekerjaan tersebut, atau sekadar memanfaatkan proyek tanpa niat menyelesaikannya dengan baik,” tegas Helmi.
LPAKN RI PROJAMIN DPC Tanggamus menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan proyek ini hingga terealisasi secara nyata, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Tidak ada komentar