Gunung Anak Krakatau Erupsi, Disdik Kabupaten Lampung Selatan Keluarkan Imbauan

waktu baca 3 menit
Minggu, 6 Sep 2026 16:08 1 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Selatan, mengeluarkan imbauan kepada satuan pendidikan, peserta didik, serta orang tua dan wali murid menyusul debu vulkanik yang dikaitkan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (AGK).

Imbauan tersebut dikeluarkan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, khususnya dari potensi paparan abu atau debu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupen Lampung Selatan, Syaifulloh S.Pd., M.Pd., mengimbau para siswa agar mengurangi aktivitas diluar rumah maupun diluar sekolah yang tidak mendesak,

“Untuk sementara waktu, peserta didik diimbau tidak melakukan aktivitas di luar sekolah yang tidak mendesak, seperti bermain, berkumpul maupun berwisata, guna menghindari paparan debu vulkanik,” demikian imbauan Disdik Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (06/09/2026).

Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas anak gunung krakatau dan dampak debu yang ditimbulkan, di instruksikan dan dihimbau kepada semua kepala sekolah sbb:

1. Tidak mengadakan kegiatan sekolah diluar jam pelajaran, misalnya kegiatan pramuka, olahraga atau kegiatan lainnya.
2. Memberikan himbauan kepada siswa agar tidak beraktivitas diluar rumah jika tidak penting, mengingat debu dari aktivitas gunung krakatau bisa membahayakan kesehatan.
3. Mengajak semua menggunakan masker jika berada diluar rumah.
4. Menghimbau kepada siswa untuk tidak berwisata dan bermain disekitar pantai.
5. Aktivitas belajar di sekolah akan melihat perkembangan kondisi gunung krakatau dan menunggu instruksi pimpinan. Sementara tetap melaksanakan kegiatan KBM hari senin seperti biasa.
6. Instruksi ini agar dilaksanakan dan disosilisasikan.

Selain itu, setelah kegiatan belajar mengajar selesai, para siswa diminta untuk langsung kembali ke rumah dan tidak singgah di tempat lain.

Disdik juga mengingatkan siswa untuk menggunakan masker secara benar ketika berada di luar kelas. Penggunaan masker dianjurkan saat berada di lingkungan sekolah, termasuk ketika menuju kantin, maupun ketika perjalanan pulang dari sekolah.

Perhatian khusus juga diberikan kepada peserta didik yang memiliki riwayat penyakit atau gangguan pernapasan, seperti asma, bronkitis, alergi, maupun kondisi pernapasan lainnya.

Orang tua atau wali murid diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak ketika berada di rumah. Apabila muncul keluhan kesehatan, orang tua diimbau segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Meski terdapat imbauan kewaspadaan terhadap abu vulkanik, Disdik Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara luring atau tatap muka pada hari senin.

“Aktivitas belajar di sekolah akan melihat perkembangan kondisi gunung krakatau dan menunggu instruksi pimpinan. Sementara tetap melaksanakan kegiatan KBM hari senin seperti biasa,” jelas Kadis.

Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap mempertimbangkan kondisi serta perkembangan terkini aktivitas Gunung Anak Krakatau dan arahan dari pihak berwenang dan pimpinan.

Disdik Kabupaten Lampung Selatan meminta seluruh sekolah, peserta didik, serta orang tua dan wali murid untuk mematuhi imbauan tersebut sebagai langkah bersama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap waspada, mengikuti perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau dan mematuhi arahan yang disampaikan demi kesehatan serta keselamatan bersama.” Tutup Syaifulloh. (Pnr)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!