RadarCyberNusantara.Id | – Sejarah baru ditorehkan Palang Merah Remaja PMR SMAN 1 Kotabumi. Di ajang Tamafest 2.0 Pesta Tandu 2026 se-Provinsi Lampung, tim kebanggaan Lampung Utara itu tampil tak terbendung dan menyapu bersih gelar juara umum. Selasa (12/5/2026).
Kompetisi prestisius tingkat Wira dan Madya yang digelar 9–10 Mei 2026 di SMAS Taman Siswa Teluk Betung itu diikuti ratusan anggota PMR dari SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA se-Lampung. Hasilnya? PMR SMAN 1 Kotabumi keluar sebagai penguasa absolut.
Tim PMR SMAN 1 Kotabumi benar-benar jadi “raja tandu”. Mereka sukses memboyong, Juara Umum Sekolah Terbaik tingkat Wira, Juara Umum Tandu Rekor Umum, Juara Umum Tandu Cepat kategori Wira dan Madya
Tak berhenti di situ. Pada kategori tandu darurat yang jadi primadona, PMR SMAN 1 Kotabumi menyapu bersih podium pertama. Mulai dari tandu darurat putra, putri, solo putra, solo putri, hingga relay, semua medali emas dibawa pulang ke Kotabumi.
Kepala SMAN 1 Kotabumi, Media Sari Putri, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, rentetan gelar ini adalah bukti bahwa siswa SMAN 1 Kotabumi tidak hanya cerdas di kelas, tapi juga punya jiwa kepemimpinan dan kemanusiaan yang kuat.
“PMR SMAN 1 Kotabumi selalu menunjukkan semangat kepemimpinan dan solidaritas tinggi. Semoga prestasi ini menginspirasi siswa lain untuk terus berkontribusi di bidang kemanusiaan,” ujar Media Sari Putri.
Di balik dominasi itu, ada tangan dingin pembina Evi Kusnaraen. Di bawah arahannya, para anggota PMR menjalani persiapan intensif, latihan teknik tandu presisi, simulasi lapangan berulang, hingga penguatan mental bertanding. Hasilnya, di arena lomba mereka tampil paling siap dan paling tenang.
Tamafest 2.0 bukan cuma soal piala. Ajang dua tahunan ini menjadi kawah candradimuka pembinaan jiwa sosial, kepedulian, dan respons cepat kemanusiaan bagi anggota PMR se-Lampung. Dari tandu darurat hingga tandu rekor, semua mengasah kecepatan, ketepatan, dan kekompakan tim.
Dengan kemenangan telak ini, PMR SMAN 1 Kotabumi resmi mengukuhkan diri sebagai barometer kekuatan PMR di Provinsi Lampung. Bukan sekadar organisasi ekstrakurikuler, tapi rumah bagi calon-calon relawan tangguh masa depan. (Davi)
Tidak ada komentar