RadarCyberNusantara.Id | – Pembina Laskar Merah Putih (LMP) Macab Lampung Utara, Fadri Eka Saputra, SH, berharap proses uji kompetensi (Ukom) pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berlangsung transparan dan objektif.
Fadri menilai pejabat yang nantinya dipercaya menempati jabatan strategis harus benar-benar memiliki kompetensi serta mampu memberikan jaminan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Harapan kita, proses pengisian jabatan ini dilakukan secara transparan. Pejabat yang dipilih harus benar-benar memiliki kompetensi dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Fadri, Kamis (20/8/2026).
Saat ini, sebanyak 11 pejabat eselon mengikuti rangkaian Ukom yang berlangsung selama empat hari. Tahapan dimulai dengan pendaftaran pada Selasa (18/8), kemudian peserta menyusun makalah pada Rabu (19/8).

Selanjutnya, peserta menjalani tahapan wawancara pada Kamis dan Jumat (20–21/8).
Menurut Fadri, Ukom menjadi tahapan penting karena hasilnya tidak hanya berkaitan dengan penilaian kompetensi pejabat, tetapi juga beririsan dengan penataan organisasi di lingkungan Pemkab Lampung Utara.
“Di balik rangkaian makalah dan wawancara ini tentu ada penataan organisasi. Karena itu, kita berharap prosesnya betul-betul mengedepankan kompetensi, objektivitas, dan kepentingan pelayanan publik,” ujarnya.
Untuk menjaga objektivitas, proses Ukom melibatkan tim penguji dari unsur pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Lampung, akademisi, hingga kalangan profesional.
Tim penguji di antaranya Inspektur Provinsi Lampung Bayana, Kepala BKD Provinsi Lampung Rendy, Sekretaris Daerah Lampung Utara Intji Indriarti, serta akademisi Universitas Lampung Prof. Ayi Hidayat dan Prof. Yulianto.
Selain itu, terdapat Prof. Pane dari UIN serta profesional Sudarni Edi.
Rangkaian Ukom tersebut dilaksanakan di UPTD BKD Provinsi Lampung dan Hotel Azana, Bandar Lampung.
Fadri berharap keterlibatan sejumlah pihak dalam tim penguji dapat memastikan proses seleksi berjalan profesional dan menghasilkan pejabat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Yang terpenting bagi kita, siapa pun yang nantinya dipilih harus mampu bekerja dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Lampung Utara,” pungkasnya. (Dv)
Tidak ada komentar