DPC PWRI Lampung Tengah Soroti Kasus PT BSA: Aparat Harus Profesional, Jangan Tebang Pilih

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 12:05 11 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id | Ketua DPC PWRI Persatuan Wartawan Republik Indonesia Kabupaten Lampung Tengah, *Ferry Arif*, menyoroti kasus kericuhan di PT BSA yang berujung pada pembakaran gudang dan mess karyawan beberapa waktu lalu.

Iklan

Ferry Arif meminta pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menangani kasus ini secara profesional dan adil.

Saya sangat berharap pemerintah terutama aparat penegak hukum agar benar-benar bekerja dengan profesional dalam menangani kasus PT BSA. Jangan tebang pilih_,” tegas Ferry Arif kepada wartawan di kantor DPC PWRI lampung tengah, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ia menekankan, penegakan hukum harus berlaku untuk semua pihak tanpa kecuali.
“Jika perusahaan yang salah, perusahaannya yang harus ditindak tegas. Jika masyarakatnya yang bersalah, hukum dengan aturan UU yang berlaku. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya_,” lanjutnya.

Iklan Iklan

Menurut Ferry, kericuhan yang terjadi tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berdampak pada iklim investasi dan ketenagakerjaan di Lampung Tengah. Ia mengajak semua pihak menahan diri dan menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum dan dialog.

Kami dari PWRI mendukung penuh upaya menciptakan situasi yang kondusif. “Jangan sampai ada lagi tindakan anarkis. Semua harus taat hukum_,” ujarnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden di PT BSA. Manajemen perusahaan juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

PWRI Lampung Tengah berharap kasus ini segera tuntas dan menjadi pembelajaran bersama agar konflik serupa tidak terulang. | Red.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!