Lampura Buka Pintu Kolaborasi, Bank Indonesia Siap Genjot Ekonomi Daerah Lewat UMKM

waktu baca 2 menit
Jumat, 29 Mei 2026 20:44 3 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Ruangan pertemuan di kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung terasa cair, Bupati Lampung Utara Dr. Ir Hamartoni Ahadis, duduk berseberangan dengan Kepala BI Lampung Bimo Epyanto. Jum’at (29/5/2026).

Di atas meja ada bunga dan tumpukan data, di kepala ada satu agenda besar, bagaimana menghidupkan ekonomi Lampung Utara lewat potensi yang selama ini belum tergarap maksimal

Hamartoni langsung buka kartu, Lampung Utara bukan daerah biasa, dilintasi jalur lintas tengah Sumatera, kabupaten ini punya posisi strategis yang bisa jadi pintu masuk arus ekonomi dari utara ke selatan dan dari barat ke timur, sayangnya posisi itu belum sepenuhnya dikonversi jadi denyut ekonomi riil

“Lampung Utara ini strategis, kami harap Bank Indonesia bisa hadir, bawa programnya langsung ke sini, dorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah,” ujar Hamartoni di hadapan jajaran BI Lampung

Yang bikin audiensi ini makin menarik, Hamartoni nggak cuma bicara posisi geografis, ia angkat potensi yang selama ini jalan di tempat karena kendala pemasaran, yakni UMKM, hampir setiap kecamatan di Lampung Utara punya produk unggulan, salah satu yang ia sorot adalah kain sulam usus khas Lampung Utara

Sulaman halus di atas kain itu bukan sekadar kerajinan, produk ini langka, punya karakter, dan punya peluang besar masuk pasar domestik kalau saluran pemasarannya beres

Menjawab itu, Bimo Epyanto langsung gas, BI Lampung siap kolaborasi penuh dengan Pemkab Lampung Utara, fokusnya ada di tiga jalur, ketahanan pangan, penguatan produk unggulan lokal, dan pemberdayaan UMKM supaya bisa naik kelas dan bersaing di tingkat nasional

Tapi ada PR besar yang juga diakui Bimo, sampai hari ini Lampung Utara belum punya UMKM unggulan yang terdata di BI, artinya produk-produk bagus itu masih jalan sendiri-sendiri

“Lampung Utara perlu bangun produk unggulan berdasarkan komoditas atau kerajinan tangan yang sudah ada, kalau itu kuat, BI siap dorong lewat program yang kami punya,” tegas Bimo

Audiensi ini bukan sekadar temu sapa, hadir juga Sekda Dra Intji Indriati, Kepala Bappeda Dewi Setyawati dan Kepala DPMPTSP Fadli Achmad dari pihak Pemkab, dari BI hadir Deputi Kepala Perwakilan Alex Kurniawan, Kepala Tim Sistem Pembayaran Dyah Etika, Manajer Umum Yunni Anggela, dan Plt Manager Humas Binar Tyas

Pertemuan singkat itu menutup dengan satu sinyal jelas, Lampung Utara siap buka pintu, Bank Indonesia siap masuk, tinggal bagaimana sulam usus dan UMKM lainnya bisa diangkat, dikemas, dan dipasarkan agar bukan cuma jadi kebanggaan lokal, tapi juga komoditas yang menggerakkan ekonomi daerah.

Penulis: Davi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!