RadarCyberNusantara.Id | Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai pelaksanaan Haflatul Imtihan Tahun 2026 Pondok Pesantren Generasi Gemilang, Kabupaten Lampung Utara, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan wisuda tahfidz Al-Qur’an, pelepasan santri kelas XII, penyematan Pin Tasmi’ Tahfidzul Qur’an, serta penyambutan santri baru.
Sebanyak 28 santri resmi diwisuda sebagai hafiz dan hafizah Al-Qur’an, sementara lima santri kelas XII mengikuti prosesi pelepasan setelah menuntaskan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Generasi Gemilang.
Acara yang digelar di kompleks Pondok Pesantren Generasi Gemilang, Jalan Merak 6 RT 02/LK 06, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, itu dihadiri pimpinan yayasan, dewan asatidz dan asatidzah, wali santri, serta tamu undangan.
Haflatul Imtihan menjadi penanda berakhirnya tahun ajaran sekaligus momentum apresiasi atas perjuangan para santri dalam menempuh pendidikan dan menghafal Al-Qur’an.
Sejumlah rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan pimpinan yayasan, penyematan Pin Tasmi’, penampilan seni santri, hingga penyambutan santri baru Tahun 2026.
Tangis haru tampak menghiasi prosesi pelepasan santri. Para orang tua, guru, dan santri saling memberikan doa dan pelukan sebagai ungkapan rasa bangga atas capaian yang telah diraih selama menempuh pendidikan di pesantren.
Selama menjalani pendidikan, para santri tidak hanya dibekali ilmu akademik, tetapi juga pembinaan hafalan Al-Qur’an, pendidikan karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai kebersamaan sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan.
Pimpinan Yayasan Pendidikan Generasi Gemilang, H. Tabrani, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an.
“Ini adalah keputusan yang mulia. Kepada Bapak dan Ibu yang menghantarkan anaknya untuk menempuh pendidikan agama, ini merupakan pilihan yang sangat mulia. Mereka dididik bersama Al-Qur’an agar menjadi generasi yang mendapat petunjuk Allah,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan pesantren tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak sehingga lahir generasi Qur’ani yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Generasi Gemilang senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam mengemban amanah pendidikan.
“Semoga Allah menjadikan kita generasi yang selalu terbimbing dengan Al-Qur’an. Semoga para asatidz dan asatidzah diberikan jiwa perjuangan yang kokoh, kedisiplinan, serta kesabaran dalam mendidik generasi penerus menjadi generasi Qur’ani yang gemilang dan memiliki semangat berwirausaha,” katanya.
Tabrani menegaskan, membangun generasi Qur’ani merupakan ikhtiar yang harus dilakukan dengan meneladani Rasulullah SAW dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan.
“Kita tidak memiliki kekuatan apa pun untuk membentuk sebuah generasi. Yang kita lakukan adalah berusaha mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW dan apa yang diajarkan Allah SWT melalui Al-Qur’an,” tegasnya.
Melalui penyelenggaraan Haflatul Imtihan 2026, Pondok Pesantren Generasi Gemilang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri, serta memiliki semangat berwirausaha untuk memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Dengan bertambahnya 28 hafiz dan hafizah Al-Qur’an, pesantren berharap lahir generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
Penulis: Davi
Tidak ada komentar