Sempat Tersesat di Gunung Tanggang, Pendaki Asal Bandar Lampung Berhasil Dievakuasi

waktu baca 3 menit
Rabu, 3 Jun 2026 08:17 5 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Sebuah insiden nyaris berbahaya menimpa seorang pendaki asal Bandar Lampung yang dilaporkan hilang arah atau tersesat saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Tanggang, tepatnya di Dusun Pematang Kuyung, Pekon Negeri Kelumbayan, Kecamatan Kelumbayan. Berkat respon cepat dan kerja sama warga setempat, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat tanpa cedera berarti.

Kapolsek Limau, Iptu Fridy Romadhana Panca Rizky, S.Sos., membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026). Menurutnya, insiden bermula pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, ketika rombongan tujuh pemuda asal Bandar Lampung tiba di lokasi dengan tujuan mendaki gunung tersebut.

Sebelum memulai pendakian, rombongan sempat mendapatkan saran dari warga setempat untuk menggunakan jasa pemandu lokal demi keamanan. Namun, tawaran dan saran tersebut tidak diindahkan. Mereka memilih untuk melanjutkan perjalanan secara mandiri tanpa didampingi pemandu.

Ketujuh anggota rombongan tersebut teridentifikasi bernama Daus (20), Ilham (21), Fadhil (20), Firmansyah (22), Adnan (19), Alfeth (21), dan A. Aris Pratama Anwar (21).

Dalam perjalanan menuju puncak, salah satu anggota rombongan, Aris, mulai merasa kelelahan saat mencapai Pos 1 dan memutuskan untuk berhenti sejenak guna memulihkan tenaga, sementara enam rekannya terus melanjutkan pendakian.

Setelah beristirahat, Aris berniat menyusul teman-temannya. Namun karena jarak yang sudah cukup jauh dan tidak mengetahui jalur yang diambil rombongan, ia justru kehilangan arah dan masuk ke area hutan yang tidak terlewati jalur utama pendakian.

Sore harinya, sekitar pukul 17.00 WIB, enam pendaki lainnya memutuskan untuk turun kembali. Setibanya di Pos 1, mereka tidak menemukan Aris dan menduga rekannya sudah lebih dulu turun menuju permukiman. Namun, setelah tiba di tempat persinggahan, Aris ternyata belum juga muncul.

Menyadari situasi darurat tersebut, warga setempat yang bernama Waras bersama empat orang lainnya langsung bergerak cepat melakukan pencarian ke arah hutan. Setelah melakukan penyisiran selama beberapa jam, tim pencarian akhirnya berhasil menemukan lokasi Aris pada pukul 21.20 WIB dalam kondisi selamat namun dalam keadaan kelelahan.

“Alhamdulillah, pendaki yang tersesat berhasil kami temukan dalam kondisi sehat walafiat. Selanjutnya, korban langsung dibawa turun ke rumah warga untuk beristirahat dan berkumpul kembali dengan rekan-rekannya,” ujar Iptu Fridy mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Dijelaskan lebih lanjut, seluruh anggota rombongan akhirnya berkumpul kembali dan menginap di lokasi sebelum akhirnya berangkat pulang menuju Bandar Lampung pada hari berikutnya, Senin (1/6/2026).

Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Limau mengimbau seluruh pecinta alam dan pendaki untuk selalu mengutamakan faktor keselamatan. Ia menegaskan pentingnya menggunakan jasa pemandu lokal, terutama bagi mereka yang belum mengenal betul medan dan jalur pendakian.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga. Ke depan, kami berharap aktivitas pendakian di Gunung Tanggang dapat diatur lebih ketat. Sangat disarankan setiap kelompok pendaki didampingi pemandu lokal agar hal-hal yang tidak diinginkan seperti tersesat dapat diminimalisir,” pungkasnya. | Red.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!