RadarCyberNusantara.Id | Gedung Pusiban Agung Senin pagi berubah jadi panggung kebanggaan. Ratusan siswa kelas IX SMPN 7 Kotabumi resmi dilepas, namun sorotan utama tertuju pada tiga nama yang disebut sebagai kebanggaan sekolah, Keizha Dovilia, Anwar Marifatullah, dan Dzaky M.
Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom, S.H., M.H., hadir langsung mewakili Bupati untuk menyerahkan penghargaan kepada para siswa berprestasi. Di sisi kiri kanan, Kadis Pendidikan Sukatno mendampingi dengan tenang, sementara PLT Kepsek Septina Wati tampil anggun dengan kebaya kuning emas dan kain songket Lampung yang melingkari bahunya. Kehadiran beliau seolah jadi simbol bahwa prestasi anak didik tak lepas dari kerja keras para guru.
Keizha, Siswi Berprestasi Akademik, maju dengan senyum malu-malu saat menerima penghargaan. Anwar yang dinobatkan sebagai Siswa Berprestasi Non Akademik tampil rapi dengan seragam pramuka lengkap, mencerminkan karakter disiplin dan kepemimpinan. Sementara Dzaky hadir dengan setelan jas hitam rapi, membawa semangat muda yang siap melangkah lebih jauh.
Di barisan lainnya, Camat Kotabumi Drs. Sinar Barkah, Ketua BKMT Merry, dewan guru, dan para wali murid ikut menyaksikan. Layar besar di panggung menampilkan nama-nama kebanggaan itu dengan latar cahaya keemasan, seolah menegaskan bahwa prestasi layak dirayakan di depan umum.
Wakil Bupati dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah membimbing dan membentuk karakter siswa selama tiga tahun. Ia juga berpesan agar para pelajar terus melanjutkan pendidikan dengan semangat tinggi, menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan daerah.
Pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremoni pelepasan. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap anak tahu bahwa usaha mereka dilihat, dihargai, dan didorong untuk melangkah lebih tinggi. Tujuannya satu, mencetak generasi muda Lampung Utara yang unggul secara akademik dan non akademik, berdaya saing, sekaligus berakhlak baik.
Di penghujung acara, PLT Kepsek Septina Wati menyampaikan pesan penutup untuk seluruh siswa kelas IX, baik yang menerima penghargaan maupun yang belum. Ia mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Lampung Utara, Wakil Bupati, Kadis Pendidikan Lampura, seluruh dewan guru, pengurus OSIS, dan semua pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan kegiatan pelepasan ini.
Septina mengingatkan bahwa setiap siswa punya cerita dan perjuangannya masing-masing selama tiga tahun di SMPN 7 Kotabumi. Bagi yang berprestasi, ia berpesan agar menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk melangkah lebih jauh, bukan untuk berhenti. Bagi yang belum mendapat penghargaan, ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari piala dan piagam, yang terpenting adalah semangat belajar, karakter baik, dan keberanian untuk terus mencoba.
Ia berharap seluruh siswa membawa nama baik sekolah ke mana pun melangkah, dan suatu hari nanti kembali sebagai alumni yang membanggakan Lampung Utara.
Hari itu, pelepasan siswa kelas IX bukan hanya tentang perpisahan, tapi tentang menyalakan bara semangat untuk masa depan Lampung Utara.
Penulis : Davi rcn.id
Tidak ada komentar