RadarCyberNusantara.Id | — Gagasan menghadirkan “Hampokh Mehayu (Sarapan Pagi) – Rest Area UMKM Pemda Pesawaran” mulai mendapat perhatian dan respons positif dari berbagai elemen masyarakat. Inisiatif tersebut digagas oleh Herwan Basier, Ketua DPC Laskar Lampung Indonesia (LLI) Kabupaten Pesawaran, sebagai ruang kolaborasi sekaligus wadah untuk memperkenalkan potensi kuliner dan produk lokal daerah.
Gagasan itu berangkat dari keinginan sederhana untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menjadi ruang berkumpul masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Herwan Basier mengatakan, konsep tersebut masih terbuka untuk dikembangkan bersama melalui kolaborasi berbagai pihak.
«“Ini berawal dari sebuah gagasan sederhana, bagaimana kita bisa menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi UMKM Pesawaran. Alhamdulillah, gagasan ini mendapat sambutan baik dari rekan-rekan,” ujar Herwan.»
Menurut Herwan, Hampokh Mehayu diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang interaksi masyarakat, sarana promosi produk lokal, sekaligus ikut mendorong pergerakan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pesawaran.
Direncanakan Mulai 17–18 Oktober 2026
Untuk tahap awal, kegiatan Hampokh Mehayu direncanakan berlangsung pada 17–18 Oktober 2026. Namun, jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan dapat mengalami penyesuaian berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Penentuan waktu pelaksanaan nantinya akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan lokasi, pelaku UMKM, unsur pendukung, hingga koordinasi dengan pihak terkait agar kegiatan dapat berjalan secara tertib dan optimal.
Mendapat Respons Positif Berbagai Elemen
Gagasan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah organisasi dan elemen masyarakat yang menyatakan kesiapan untuk turut mendukung pelaksanaannya.
Dukungan juga disebut datang dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda serta berbagai organisasi di Kabupaten Pesawaran. Di antaranya HIPPI Kabupaten Pesawaran, SEBUMI, PWRI Pesawaran, Radar Ciber Berita, Sinar Berita, serta unsur masyarakat lainnya.
Kehadiran tokoh adat diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kearifan lokal dan kebersamaan masyarakat Pesawaran. Sementara keterlibatan tokoh agama diharapkan memberikan penguatan pada nilai sosial dan semangat kebersamaan.
Adapun tokoh pemuda diharapkan dapat mengambil peran sebagai bagian dari penggerak kegiatan, sekaligus mendorong kreativitas dan partisipasi generasi muda dalam pengembangan UMKM daerah.
Ketua DPC HIPPI Kabupaten Pesawaran, Suardin Wari, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, pelaku UMKM membutuhkan ruang yang dapat mempertemukan produk mereka secara langsung dengan masyarakat.
«“Kami menyambut baik gagasan ini. UMKM membutuhkan ruang untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat. Kalau berbagai pihak bisa bersinergi, tentu manfaatnya akan semakin luas,” ungkap Suardin Wari.»
Bukan Sekadar Agenda Sarapan Pagi
Konsep Hampokh Mehayu diharapkan dapat berkembang lebih luas dan tidak sekadar menjadi kegiatan sarapan pagi bersama.
Melalui konsep Rest Area UMKM Pemda Pesawaran, kegiatan tersebut diarahkan menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai produk lokal. Produk makanan, minuman maupun hasil usaha UMKM lainnya dapat diperkenalkan kepada masyarakat dalam suasana yang santai dan terbuka.
Semangat yang dibangun adalah mengajak masyarakat menikmati sekaligus mengenal produk lokal, sehingga secara tidak langsung turut memberikan dukungan terhadap pelaku usaha dan perputaran ekonomi masyarakat.
Herwan Basier berharap, apabila gagasan tersebut dapat direalisasikan dengan baik, Hampokh Mehayu dapat berkembang menjadi salah satu ruang kolaborasi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pelaku UMKM Pesawaran.
«“Yang paling penting adalah kebersamaan dan manfaatnya. Kita ingin membangun sesuatu yang positif untuk Pesawaran, memberikan ruang kepada UMKM, dan bersama-sama memperkuat branding daerah melalui potensi yang kita miliki sendiri,” tutup Herwan.»
Melalui semangat kolaborasi tersebut, Hampokh Mehayu diharapkan dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner dan produk lokal sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Hampokh Mehayu — Nikmati Cita Rasa Lokal, Dukung UMKM Pesawaran. lBudi
Tidak ada komentar