RadarCyberNusantara.Id | Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026 yang berlangsung di kawasan bersejarah Puri Agung Klungkung, Bali, pada 9–11 Oktober 2026, menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian budaya, tradisi kerajaan, serta kearifan lokal Nusantara.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dewan Pembina DPP Laskar Lampung, Dang Ike Edwin, bersama Ketua Umum DPP Laskar Lampung, Ir. Nerozely Agung Putra, Destra ketua DPC kota bandar lampung dan tokoh adat Pesawaran dalam festival budaya yang mengangkat nilai-nilai sejarah, adat istiadat, dan warisan leluhur bangsa Indonesia.
Kegiatan ini juga dihadiri Agus Bastian, yang bergelar Suntan Bandakh Makhga IV, tokoh adat Pesawaran sekaligus selaku Penasehat Ormas dewan pimpinan cabang LASKAR LAMPUNG Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Kehadiran Agus Bastian dalam festival tersebut menjadi bagian dari keterlibatan tokoh adat Kabupaten Pesawaran dalam kegiatan kebudayaan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dari beragam daerah. Partisipasi tersebut juga mencerminkan pentingnya peran tokoh adat dalam menjaga, mengenalkan, dan melestarikan warisan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.
Kehadiran Dang Ike Edwin, Ir. Nerozely Agung Putra, Agus Bastian dan destra diharapkan dapat mempererat hubungan antardaerah melalui semangat persaudaraan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap keberagaman adat dan tradisi di Indonesia.
Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026 menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat untuk mengenal lebih dekat sejarah kerajaan, tradisi leluhur, serta kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa.
Bagi masyarakat adat Lampung, keikutsertaan tokoh adat dalam kegiatan kebudayaan seperti ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan nilai-nilai luhur adat Lampung sekaligus membangun komunikasi dan memperkuat persaudaraan dengan masyarakat adat dari daerah lain.
Melalui momentum tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan serta melestarikan kebudayaan Nusantara.
Pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab generasi tua, melainkan juga tugas bersama untuk memastikan nilai-nilai adat, sejarah, dan tradisi leluhur tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.
Dengan semangat persatuan dalam keberagaman, kehadiran perwakilan tokoh adat Kabupaten Pesawaran bersama jajaran DPP Laskar Lampung di Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat jati diri bangsa sekaligus menjaga kekayaan budaya Indonesia agar tetap lestari sepanjang masa.
Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026 yang berlangsung di kawasan bersejarah Puri Agung Klungkung, Bali, pada 9–11 Oktober 2026, menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian budaya, tradisi kerajaan, serta kearifan lokal Nusantara.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dewan Pembina DPP Laskar Lampung, Irjen Pol (Purn) DR Ike Edwin S.H.,M.H., yang juga akrab disapa Dang Ike, bersama Ketua Umum DPP Laskar Lampung, Ir. Nerozely Agung Putra, Destra Yudha S.H.,M.Si., ketua DPC kota bandar lampung dalam festival budaya yang mengangkat nilai-nilai sejarah, adat istiadat, dan warisan leluhur bangsa Indonesia.
Kegiatan ini juga dihadiri Agus Bastian, yang bergelar Suntan Bandakh Makhga IV, tokoh adat Pesawaran sekaligus selaku Penasehat Ormas dewan pimpinan cabang LASKAR LAMPUNG Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Kehadiran Agus Bastian dalam festival tersebut menjadi bagian dari keterlibatan tokoh adat Kabupaten Pesawaran dalam kegiatan kebudayaan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dari beragam daerah. Partisipasi tersebut juga mencerminkan pentingnya peran tokoh adat dalam menjaga, mengenalkan, dan melestarikan warisan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.
Kehadiran Dang Ike Edwin, Ir. Nerozely Agung Putra, Agus Bastian dan destra diharapkan dapat mempererat hubungan antardaerah melalui semangat persaudaraan. | Red.
Tidak ada komentar