RadarCyberNusantara.Id | Menanamkan kebiasaanhidup sehat sejak usia dini merupakan langkah penting dalammembangun kesadaran anak untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Berangkat dari upaya tersebut, dosen dan mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, FakultasIlmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul Kampus Citra Raya, Tangerang, menyelenggarakan kegiatan Pengabdiankepada Masyarakat (PkM) berupa edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi sekitar 50 anak di Rumah BelajarPelangi Nusantara, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Yayasan Nawasena Insan Nusantara, sebuah yayasan yang berfokus pada bidang pendidikan anak. Peserta kegiatan berasal dari berbagaijenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Dasar (SD).
Edukasi PHBS ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan anak dalam menerapkan perilakuhidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satumateri utama yang disampaikan adalah pentingnya menjagakebersihan diri melalui kebiasaan mencuci tangan dengan carayang baik dan benar.
Pemilihan materi tersebut didasarkan pada pentingnyamembangun kebiasaan sederhana yang dapat menjadi bagiandari kehidupan anak sehari-hari. Kebiasaan mencuci tanganyang benar merupakan salah satu langkah penting dalammenjaga kebersihan dan membantu mencegah penyebaranpenyakit. Oleh karena itu, pengenalan PHBS sejak dinidiharapkan dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya perilakusehat yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan menggunakanpendekatan edukatif yang disesuaikan dengan usia dan karakteristik peserta. Pendekatan ini dilakukan agar anak-anakdapat memahami pesan kesehatan secara lebih mudah, menarik, dan aplikatif. Tidak hanya menerima penjelasan, peserta juga memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan secara langsungcara mencuci tangan yang baik dan benar.
Melalui kegiatan praktik tersebut, anak-anak diajak memahamibahwa menjaga kebersihan tangan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari upaya melindungi kesehatan diri. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapatditerapkan secara konsisten, baik di rumah, di sekolah, maupundi lingkungan tempat mereka beraktivitas.
Dwi Nurmawaty, SKM, MKM, selaku narasumber sekaligusdosen pendamping kegiatan, menyampaikan harapannya agar edukasi kesehatan sejak usia dini dapat memberikan manfaatnyata bagi anak-anak, terutama dalam membentuk kesadaranuntuk menjaga kebersihan diri.
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang pentingnya mencuci tangan sejak dini, sehinggamereka dapat membiasakan perilaku hidup bersih dan sehatdalam kehidupan sehari-hari serta meningkatkan kualitaskesehatan mereka,” ungkap Dwi Nurmawaty.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepadamasyarakat. Melalui kegiatan tersebut, dosen dan mahasiswaProgram Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggulberupaya mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakatsecara langsung di tengah masyarakat. Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam kegiatan ini juga menjadi kesempatan untukmengembangkan kepedulian sosial, keterampilan komunikasikesehatan, serta kemampuan menyampaikan pesan kesehatansesuai dengan karakteristik sasaran.
Kolaborasi dengan Yayasan Nawasena Insan Nusantara melaluiRumah Belajar Pelangi Nusantara menjadi bagian penting dalammemperluas jangkauan edukasi kesehatan kepada anak-anak. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan anak diharapkan dapat mendukung upayapeningkatan pengetahuan kesehatan sekaligus memperkuatpembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.Edukasi PHBS diharapkan tidak berhenti pada kegiatanpenyuluhan, tetapi dapat berlanjut menjadi kebiasaan nyata yang diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Dengandemikian, langkah sederhana seperti mencuci tangan denganbenar dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalammembangun generasi yang lebih sehat, sadar akan pentingnyakebersihan, dan mampu menjaga kesehatannya secara mandiri.
Tidak ada komentar