Anak Lampung Bisa: SMAN 14 Bandar Lampung Bukti 100% Lulus PTN

waktu baca 3 menit
Selasa, 26 Mei 2026 19:56 1 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | 284 siswa. 284 nama. Nol yang gagal. SMAN 14 Bandar Lampung baru saja menutup tahun ajaran 2026 dengan capaian yang jarang terjadi, seluruh siswa kelas XII lulus dan diterima di perguruan tinggi negeri.

Di balik angka itu ada pesan sederhana tapi berat, anak Lampung bisa bersaing, asal diberi sistem yang konsisten dan guru yang percaya pada muridnya.

“Ini jawaban atas keraguan banyak orang. Anak Lampung bisa. Yang dibutuhkan bukan janji, tapi sistem yang konsisten dan guru yang percaya pada muridnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico kepada media radarcybernusantara. Selasa (26/5/2026).

Rincian kelulusan SMAN 14 menunjukkan daya saing yang merata. 70 siswa lolos melalui jalur SNBP, 54 siswa menembus SNBT, 153 siswa diterima di PTKIN melalui SPAN-PTKIN, dan 7 siswa masuk jalur prestasi.

Mereka kini tercatat sebagai mahasiswa Universitas Lampung, UIN Raden Intan Lampung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, hingga Universitas Brawijaya.

Yang menarik, 150 siswa memilih UIN Raden Intan Lampung melalui SPAN-PTKIN, sementara 112 siswa melanjutkan di Universitas Lampung. Artinya, prestasi ini tidak hanya mengangkat nama daerah di luar provinsi, tapi juga memperkuat kampus kebanggaan Lampung sendiri.

Capaian SMAN 14 bukan berdiri sendiri. Menurut Thomas Amirico, jumlah siswa SMA di Lampung yang diterima melalui SNBT tahun 2026 juga mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Para siswa Lampung kini mampu bersaing dan diterima di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti UGM, UI, hingga ITB,” katanya.

Bagi Thomas, ini adalah indikator bahwa mutu pendidikan di provinsi mulai bergerak naik. Perlahan, tapi konsisten.

Thomas Amirico dilantik sebagai Kadisdikbud Lampung pada 7 Februari 2025. Sebelumnya, ia dikenal sebagai Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan yang dekat dengan guru, wartawan, dan komunitas pendidikan.

Gaya kerjanya terbuka dan langsung ke lapangan. Rekan media menyebutnya rendah hati dan tidak pilih-pilih teman. Wakil Ketua I DPRD Lamsel, Merik Havit, menyebutnya cerdas, objektif, visioner, dan profesional.

Kini, di level provinsi, pendekatan itu mulai terlihat hasilnya, sekolah mendapat ruang untuk bekerja, guru mendapat dorongan untuk mendampingi, dan siswa mulai percaya diri menghadapi seleksi nasional.

Capaian 100 persen SMAN 14 bukan akhir. Ia adalah bukti awal. Bahwa ketika sekolah, guru, siswa, dan kebijakan berjalan searah, hasilnya tidak bisa ditutup-tutupi.

Pertanyaannya sekarang bukan lagi “apakah anak Lampung bisa?”. Tapi “berapa banyak sekolah lain yang siap mengikuti?”

Karena mutu pendidikan tidak dibangun dari spanduk dan pidato. Ia dibangun dari 284 nama yang hari ini berani menuliskan masa depannya di kampus terbaik Indonesia.

“Peningkatan ini menunjukkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung semakin baik. Ini bukti siswa Lampung bisa bersaing di level nasional.” Pungkasnya.

Penulis : Davi rcn.id

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!