RadarCyberNusantara.Id | – Ruang kelas bukan satu-satunya tempat belajar bagi siswa SMAN 1 Kotabumi. Buktinya, lewat Gelar Karya Kokurikuler Semester Genap. Para siswa kelas X unjuk gigi menampilkan hasil belajar lewat cara yang seru: lomba MC, pidato, stand up comedy, drama, hingga jadi presenter.
Kegiatan tersebut diketahui terlaksana di halaman sekolah SMAN 1 Kotabumi pada tanggal 15 – 21 April 2026.
Kepala SMAN 1 Kotabumi, Media Sari Putri, menegaskan kegiatan ini adalah “jembatan” antara teori di kelas dengan praktik di lapangan. “Singkatnya, kokurikuler itu biar siswa tidak hanya tahu, tapi juga paham dan terampil,” terang kepsek kepada wartawan media ini. Rabu (22/4/2026)
Adapun empat tujuan utama kokurikuler meliputi: memperkuat kompetensi intrakurikuler melalui penerapan di konteks nyata, mengembangkan karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila, memberi ruang eksplorasi minat dan bakat siswa, serta menghubungkan pembelajaran dengan dunia nyata.
*Lebih dari Sekadar Pameran*
Media Sari Putri menyebut gelar karya ini bukan ajang pamer. Ada 8 harapan besar yang ingin dicapai sekolah lewat kegiatan ini.
Bagi siswa, ajang ini jadi momentum untuk bangga dengan karyanya sendiri, melatih rasa percaya diri saat presentasi di depan umum, dan memahami bahwa belajar tidak berhenti di nilai rapor. “Melihat karya teman juga jadi pemicu untuk lebih kreatif di proyek berikutnya,” kata Media.
Tak hanya itu, siswa juga belajar kolaborasi dan tanggung jawab. “Mereka sadar karya bagus lahir dari kerja tim, disiplin, dan menghargai peran tiap anggota,” tambahnya.
Bagi guru dan sekolah, gelar karya menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di kelas berhasil diterapkan siswa di dunia nyata. Ini juga membangun budaya sekolah yang apresiatif terhadap proses dan keberagaman bakat.
Sementara bagi orang tua, gelar karya adalah kesempatan melihat langsung perkembangan anak. “Orang tua tidak hanya tahu nilai, tapi bisa lihat kompetensi dan karakter anak lewat karya,” jelas Media.
Ia berharap panggung gelar karya ini menjadi tempat bagi anak-anak untuk berani bermimpi dan berkarya. “Mereka adalah Pelajar Pancasila yang siap menghadapi masa depan,” tutupnya. (Davi)
Tidak ada komentar