RadarCyberNusantara.Id | Menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 100.3.4/14/V.01/2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk memperpanjang pembelajaran daring.
Keputusan ini diambil menyikapi erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berpotensi menimbulkan dampak abu vulkanik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP., M.H. menyampaikan, keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama.
“Anak-anak kita adalah masa depan Lampung. Pendidikan harus jalan, tapi kesehatan dan keselamatan harus nomor satu. Karena itu kita alihkan dulu KBM ke rumah,” ujar Thomas, Selasa 8 September 2026.
Isi Imbauan Kadisdikbud Lampung:
Pertama: KBM Daring Diperpanjang. Seluruh jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Lampung melaksanakan pembelajaran daring/online sampai dengan 10 September 2026.
Kedua: Sekolah Bertanggung Jawab Jaga Kebersihan. Selama daring, kepala sekolah bersama guru dan staf diminta memastikan kebersihan ruang kelas dan lingkungan sekolah dari dampak abu vulkanik.
Ketiga: Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan. Siswa, guru, dan orang tua diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa, wajib menggunakan masker, kacamata, dan alat pelindung diri sesuai protokol kesehatan untuk menghindari dampak abu.
Ke Empat: Evaluasi Berkala. Kebijakan ini akan dievaluasi kembali secara berkala sesuai informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan pemerintah daerah.
6 Langkah untuk Sekolah dan Orang Tua:
1. Belajar dari Rumah: KBM daring berlaku mulai sekarang sampai Kamis, 10 September 2026
2. Guru Tetap Aktif: Memastikan materi tersampaikan melalui platform digital dan memantau kehadiran siswa
3. Jaga Kebersihan Sekolah: Membersihkan area sekolah dari abu vulkanik saat daring berlangsung
4. Gunakan Pelindung: Masker dan kacamata jika harus keluar rumah
5. Orang Tua Mendampingi: Pastikan anak mengikuti pembelajaran dengan baik dan tetap di rumah
6. Pantau Informasi Resmi: Ikuti perkembangan dari Pemprov Lampung, BPBD, dan PVMBG
“Yuk kita jadikan ini momentum menguatkan kolaborasi sekolah dan keluarga. Guru mengajar dari sekolah, anak belajar dari rumah, orang tua mendampingi. Bersama kita jaga Lampung tetap aman dan sehat,” tambah Thomas.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk memastikan imbauan ini berjalan optimal.
Penulis: Davi
Tidak ada komentar