Riuh di Medsos hingga Mal Pasang Pagar Tinggi, GCP: Isu Elektabilitas Prabowo Turun Itu Sengaja Ditiupkan!

waktu baca 3 menit
Senin, 3 Agu 2026 15:38 1 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id | Jagat media sosial belakangan ini dihangatkan oleh berbagai isu dan narasi miring yang menyasar jalannya roda pemerintahan. Fenomena maraknya informasi negatif tersebut memicu beragam reaksi di tengah masyarakat, bahkan sempat menimbulkan kekhawatiran berlebih terkait kondisi keamanan di sejumlah fasilitas publik dan pusat perbelanjaan.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan, yang akrab disapa Bang Iwan memberikan pandangan strategis dan edukatif. Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Senin (3/8/2026), ia menegaskan bahwa kegaduhan yang sengaja ditiupkan di ruang publik merupakan bagian dari dinamika politik yang sudah diantisipasi sejak awal.

Mengenai rilis survei yang menyebut elektabilitas Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan, Bang Iwan menyikapinya dengan tenang. Ia menilai publik harus cerdas dalam membaca setiap hasil survei dan tidak mudah terpengaruh oleh opini yang sengaja digerakkan untuk memicu ketidakpercayaan publik.

“Soal isu elektabilitas turun, itu adalah versi survei kelompok mereka. Kami sangat meyakini bahwa mayoritas rakyat Indonesia masih menaruh kepercayaan yang besar, serta tulus menyayangi Bapak Prabowo Subianto. Rakyat ingin melihat bangsa ini maju dan tidak ingin Indonesia kembali terpuruk dalam ketidakpastian,” ujar Bang Iwan.

Ia menambahkan bahwa masifnya narasi negatif di berbagai platform media disinyalir sengaja ditiupkan oleh pihak-pihak tertentu yang belum sepenuhnya menerima hasil rekonsiliasi politik, bahkan berkolaborasi dengan kepentingan eksternal demi mengganggu stabilitas pemerintahan yang sah.

Lebih lanjut, Bang Iwan menegaskan bahwa pendukung pemerintah pada dasarnya sangat menghargai perbedaan pandangan politik. Namun, perbedaan tersebut idealnya disalurkan melalui kritik yang membangun, bukan melalui provokasi atau penyebaran berita bohong (hoaks).

“Kami tidak pernah menantang siapa pun. Kami adalah kelompok yang mencintai kedamaian dan menghormati setiap warga negara, termasuk mereka yang memiliki pandangan politik berseberangan. Sangat disayangkan jika potensi bangsa ini habis hanya untuk memelihara permusuhan, apalagi jika ada pihak yang rela mengorbankan kepentingan negaranya sendiri demi agenda luar,” tuturnya.

Terkait potensi gangguan keamanan, GCP menyerahkan sepenuhnya penegakan hukum kepada aparat kepolisian. Bang Iwan menyebutkan bahwa pergerakan para provokator maupun pengamat yang cenderung memanaskan situasi saat ini sudah terpantau dengan baik oleh pihak berwenang.

Sebagai bagian dari elemen anak bangsa, GCP menegaskan tidak akan tinggal diam jika ada upaya-upaya yang ingin merongrong kewibawaan pemerintah dan merusak kedamaian di dalam negeri. Seluruh pendukung diimbau untuk tetap tenang namun waspada.

Di akhir pernyataannya, H. Kurniawan menyampaikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pengurus dan simpatisan Gerakan Cinta Prabowo di seluruh Indonesia.

“Saya mengimbau kepada seluruh pendukung Prabowo untuk merapatkan barisan, memantau setiap perkembangan situasi di wilayah masing-masing, dan selalu siap bersinergi dengan pihak keamanan untuk menghadapi siapa pun yang mencoba membuat kegaduhan. Kami akan menunjukkan bahwa barisan pendukung yang setia itu nyata dan selalu siap menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. |RBL

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!