RadarCyberNusantara.Id | Anggaran belanja makanan dan minuman rapat pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Nilainya mencapai Rp743.190.000 yang terbagi dalam 14 paket kegiatan, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efisiensi dan kewajaran penggunaan anggaran tersebut. Senin(6/7/2026).
Berdasarkan data anggaran yang diperoleh redaksi, seluruh paket pengadaan menggunakan metode Pengadaan Langsung. Nilai setiap paket bervariasi, mulai dari Rp12 juta hingga Rp230 juta.
Paket dengan nilai terbesar tercatat sebesar Rp230.000.000 untuk satu kegiatan. Selain itu terdapat paket senilai Rp92.100.000 dan Rp88.500.000, sementara paket terkecil mencapai Rp12.000.000. Jika dihitung secara rata-rata, setiap paket kegiatan menghabiskan anggaran sekitar Rp53 juta.
Besarnya nilai anggaran tersebut memunculkan pertanyaan dari berbagai kalangan mengenai dasar perhitungan kebutuhan konsumsi rapat. Publik mempertanyakan berapa kali kegiatan dilaksanakan, berapa jumlah peserta yang hadir, serta bagaimana rincian belanja makanan dan minuman dalam setiap kegiatan.
Seorang sumber internal yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebutkan bahwa belanja konsumsi rapat idealnya disesuaikan dengan jumlah peserta, durasi kegiatan, serta standar biaya yang berlaku.
“Kalau anggarannya mencapai ratusan juta rupiah dalam satu paket, tentu perlu dijelaskan berapa kali kegiatan dilaksanakan, siapa pesertanya, dan bagaimana rincian penggunaannya,” ujar sumber tersebut.
Selain nilai anggaran yang cukup besar, penggunaan metode Pengadaan Langsung pada seluruh paket juga menjadi perhatian. Meskipun metode tersebut diperbolehkan sepanjang memenuhi ketentuan peraturan pengadaan barang dan jasa pemerintah, transparansi pelaksanaan tetap dinilai penting agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Pengamat tata kelola keuangan daerah menilai belanja konsumsi rapat merupakan salah satu pos anggaran yang harus dapat dipertanggungjawabkan secara rinci, mulai dari daftar kegiatan, jumlah peserta, harga satuan konsumsi, hingga penyedia jasa yang ditunjuk.
Di tengah masih banyaknya kebutuhan peningkatan mutu pendidikan, mulai dari sarana-prasarana, peningkatan kompetensi tenaga pendidik hingga program peningkatan kualitas belajar siswa, alokasi anggaran konsumsi rapat yang mencapai Rp743 juta dinilai layak menjadi perhatian publik dan lembaga pengawas.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat membuka secara transparan rincian penggunaan anggaran tersebut agar tidak menimbulkan dugaan adanya pemborosan ataupun mark-up.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait untuk meminta penjelasan mengenai dasar perencanaan, pelaksanaan, serta rincian penggunaan anggaran belanja makanan dan minuman rapat tersebut. (Tim)
Dilihat: 3
Rekomendasi
Tidak ada komentar