INDONESIA BERDUKA! Gempa M7,7 Guncang Nagekeo Subuh-subuh, 38 Jiwa Meninggal dan 2.000 Warga Mengungsi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 21:25 4 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Menjelang HUT RI ke-81, duka menyelimuti salah satu provinsi di Indonesia. Tangis dan kepanikan pecah saat bumi Nusa Tenggara Timur berguncang hebat. Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB, tepat saat sebagian besar warga masih tertidur lelap.

Guncangan yang pusatnya di laut 38 km timur laut Mbay itu terasa hingga NTB dan Sulawesi Selatan. Tak butuh waktu lama, BMKG langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami. Warga pesisir berhamburan menyelamatkan diri ke bukit.

Syukur, hingga pukul 07.31 WIB BMKG memastikan tidak ada gelombang tsunami. Namun kerusakan dan korban jiwa tak bisa dihindari.

Hingga sore, BNPB mencatat duka mendalam: 38 orang meninggal dunia, 2 luka berat, dan 11 luka ringan. Di Kabupaten Sikka, 4 warga dilaporkan meninggal tertimpa reruntuhan.

“Data sementara sampai pukul 15.00 WIB, korban meninggal 38 jiwa. Ada juga 2 luka berat dan 11 luka ringan,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto dalam konferensi pers.

Gempa ini memaksa 2.000 warga Nagekeo mengungsi secara mandiri. Mereka kini bertahan di pos-pos darurat, jauh dari rumah yang retak atau roboh. Data sementara, 2 rumah rusak berat, 1 rusak sedang, 2 rusak ringan, 1 gudang Bulog, 3 fasilitas umum, dan 6 kantor pemerintah terdampak. Sejumlah jalan juga tertutup longsor.

“Kami prioritaskan pembukaan akses jalan agar bantuan logistik dan tim medis bisa segera masuk,” tegas Suharyanto.

Bersama TNI, Polri, BPBD dan relawan, petugas masih menyisir lokasi. Pendataan terus dilakukan karena dikhawatirkan jumlah korban masih bertambah. Pemerintah pusat kini fokus 3 hal: buka akses, salurkan bantuan, dan rawat korban.

Pimpinan Redaksi beserta segenap Kabiro dan wartawan Media radarcybernusantara.id turut berduka dan mendoakan agar saudara-saudara yang terkena musibah di NTT diberikan ketabahan dan kesabaran. Kami juga mengimbau Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat untuk segera mengulurkan bantuan bagi para korban.

BNPB mengimbau warga tetap tenang, jangan kembali ke rumah retak, dan hanya percaya info resmi dari BMKG dan BNPB. Di tengah persiapan perayaan kemerdekaan, doa seluruh Indonesia kini tertuju ke Nagekeo. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!