RadarCyberNusantara.Id | Gemuruh aba-aba dan denting bendera Merah Putih mengawali pagi di Makodim 0412/LU. Rabu, 17 Juni 2026, seluruh prajurit dan ASN Kodim 0412/Lampung Utara berdiri tegak mengikuti Upacara Bendera Mingguan sekaligus Bulanan dengan khidmat.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Staf Kodim 0412/LU Mayor Cpm Aris Setia Hadi. Hadir pula Pabung Tubaba Mayor Inf Gus Amirul, para Danramil se-jajaran, Perwira Staf, Kepala Unit Intelijen, serta seluruh prajurit dan ASN Kodim 0412/LU.
Lapangan Apel Makodim, Jalan Mayjen Alamsyah R.P.N, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, berubah jadi lautan loreng dan baju dinas. Empat barisan pasukan disusun rapi: Perwira Staf, pasukan tanpa senjata, pasukan bersenjata, dan barisan ASN. Komandan Upacara Kapten Cku Gerry Heriyadi dan Perwira Upacara Kapten Inf Sugiono memimpin jalannya prosesi. Petugas pengibar bendera serta pembaca naskah resmi diturunkan dari Koramil 412-03/BK.
Penghormatan pasukan, pengibaran Sang Saka Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Sapta Marga, Delapan Wajib TNI, hingga Sumpah Prajurit dan UUD 1945 menggema satu per satu. Doa penutup menandai berakhirnya rangkaian.
Membacakan amanat Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kasdim 0412/LU Mayor Cpm Aris Setia Hadi menegaskan: upacara bukan sekadar rutinitas.
“Upacara ini peneguh disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian kita sebagai prajurit dan ASN TNI AD,” tegasnya.
Memasuki Triwulan II Tahun Anggaran 2026, Pangdam menginstruksikan seluruh komandan satuan segera evaluasi program kerja dan anggaran. Targetnya satu: efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung ke masyarakat.
Sorotan khusus diberikan pada program Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan pembukaan akses wilayah harus dikebut.
“Prajurit Radin Inten harus hadir di tengah kesulitan rakyat. Pastikan setiap program berjalan lancar, aman, dan tepat waktu. Itu harga mati,” pungkas Mayor Aris.
Upacara ditutup dengan defile pasukan. Semangat “Bermartabat, Maju, Aman, Sejahtera” yang jadi visi Lampung Utara, seakan diamini setiap langkah prajurit meninggalkan lapangan apel. (Dv)
Tidak ada komentar