RadarCyberNusantara.Id | – Memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-3, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pesawaran menggelar rangkaian kegiatan sosial berupa sunatan massal serta pembagian santunan untuk anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kegiatan berlangsung di Sekretariat DPC PPWI Pesawaran, Dusun Sukamarga, Desa Gedong Tataan, pada Kamis (18/6/2026).
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Bupati Pesawaran, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jayadi Yasa, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Ketua DPD PPWI Provinsi Lampung Husein Muchtar beserta pengurus, tokoh masyarakat, insan pers, lembaga swadaya masyarakat, para Kepala Desa se-Kecamatan Gedong Tataan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Sepanjang pelaksanaannya, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti nyata terjalinnya kerja sama yang harmonis antara organisasi pers, pemerintah daerah, dan warga dalam mendukung program-program kesejahteraan sosial.
Ketua DPC PPWI Pesawaran, Ngatijo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap kondisi masyarakat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Syukur alhamdulillah, di momen ulang tahun kami yang ke-3 ini, kami bisa berbagi manfaat. Sunatan massal ini adalah bentuk kepedulian kami kepada warga. Lewat kegiatan sosial seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa PPWI tidak hanya bergerak di bidang pemberitaan, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PPWI Provinsi Lampung Husein Muchtar memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja DPC Pesawaran. Menurutnya, selama tiga tahun berdiri, organisasi ini telah konsisten menjalankan dua peran utama, yaitu sebagai lembaga jurnalistik sekaligus mitra sosial bagi warga.
“Semoga PPWI semakin berkembang, maju, dan terus menjadi mitra terpercaya pemerintah serta masyarakat. Kami berharap informasi yang disampaikan selalu akurat dan berimbang, serta senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” harapnya.
Salah satu orang tua peserta sunatan, Sutris, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya karena anaknya mendapatkan layanan secara cuma-cuma sekaligus bantuan perlengkapan.
“Alhamdulillah, hari ini anak saya sudah disunat tanpa biaya sepeser pun. Bahkan diberi sarung, peci, dan uang saku juga. Terima kasih banyak kepada Pak Tejo dan seluruh pengurus PPWI,” ucapnya dengan rasa syukur.
Pewarta:Budi
Tidak ada komentar