RadarCyberNusantara.Id | – Telunjuk Wabup Lampung Utara Romli, S.Kom.,S.H., M.H. mengarah ke depan saat pidato di podium merah, di belakangnya dua wisudawati UMKO tersenyum memegang ijazah biru. Itulah suasana Wisuda VIII sekaligus Dies Natalis VII Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Kamis 18 Juni 2026.
Romli menegaskan wisuda bukan garis akhir. Momentum wisuda ini merupakan hasil perjalanan panjang yang penuh perjuangan, pengorbanan, do’a dan kerja keras, namun hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya di tengah masyarakat.
Di hadapan Rektor UMKO Dr. Irawan Suprapto, M.Pd., Sekretaris Umum PW Muhammadiyah Lampung Makruf Abidin, M.Si., serta jajaran Forkopimda, Wabup Romli berpesan tegas. Gelar akademik yang diperoleh hendaknya menjadi amanah untuk terus berkarya, berinovasi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Kalimat itu ia sampaikan sambil menunjuk ke arah wisudawan, seolah memberi tugas langsung kepada ratusan sarjana baru di aula.
Romli mengingatkan medan sebenarnya baru dimulai. Tantangan masa depan semakin kompleks, era digital, perkembangan teknologi, kecerdasan buatan dan persaingan global menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi.
Karena itu ia berharap lulusan UMKO tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi terus meningkatkan kompetensi, keterampilan, integritas serta kemampuan berkolaborasi.
Di foto tampak wajah wisudawati sumringah dengan toga, selempang dan kalung rektorat. Euforia kelulusan itu nyata, namun pidato Romli jadi pengingat bahwa realita di luar kampus lebih menantang dari skripsi. Pesan Wabup jelas, selesai wisuda, waktunya kerja nyata. (Dv)
Tidak ada komentar