Apresiasi Untuk Kadisdik Lampung: Prestasi Naik, PR Ekskul & Transparansi BOS Ditunggu

waktu baca 3 menit
Selasa, 9 Jun 2026 17:37 24 Admin RCN

Penulis: Pinnur Selalau (Pemerhati Pendidikan Lampung)

Di bawah kepemimpinan Kadisdik Provinsi Lampung saat ini, Thomas Amirico S.STP.,M.H., ada peningkatan kualitas pendidikan yang patut kita acungi jempol.

Yang sudah berjalan sedikit baik:

1. Akses pendidikan makin merata: SMA/SMK negeri dan swasta makin solid. Anak di pelosok Lampung sekarang punya ruang lebih besar buat sekolah sampai lulus.

2. Guru makin digerakkan: Pelatihan, sertifikasi, dan kurikulum merdeka mulai jalan. Guru gak cuma ngajar, tapi mulai diajak jadi pembina karakter.

3. Sekolah mulai melek digital: SPMB online, Dapodik, ARKAS. Administrasi sekolah jadi lebih tertib dibanding beberapa tahun lalu.

Kami, sebagai pemerhati pendidikan Lampung selama 5 tahun lebih, ngerasain bedanya. Ada arah, ada gerak. Untuk itu, apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan ke Kadisdik Lampung, Thomas Amirico. Mengelola pendidikan se-provinsi itu gak gampang.

Tapi ada 1 PR besar yang kalau dibenahi, efeknya bisa ngangkat semua capaian tadi: Ekstrakurikuler + Transparansi Dana BOS.

Kenapa ini penting? Karena anak di Lampung masih sering kita lihat “perang medsosnya berakhir di lapangan”. Tawuran masih jadi catatan merah.

Akar masalahnya sering sama: anak waktunya kosong + gak ada panggung prestasi. Ekskul Pramuka, PMR, futsal, robotik, desain grafis itu bentengnya. Pulang jam 3, latihan sampai jam 5. Energinya kesalur, identitasnya ke “anak tim”, bukan “anak gang”.

Sayangnya, banyak ekskul mati suri. Penyebabnya kita semua tau: dana BOS yang bocor di tengah jalan. Modusnya masih itu: mark up harga alat, kegiatan fiktif di laporan, sampai setoran ke oknum. Ujungnya guru pembina gak dibayar, bola gak kebeli, anak gak berangkat lomba. Gerbang sekolah jam 3 sore jadi sepi. Sepi itu yang diisi tawuran.

Harapan kami ke Kadisdik Lampung:

1. Tegakkan transparansi: Wajibkan semua SMA/SMK pajang LPJ BOS versi mudah. “Dana 100jt: 30jt gaji honorer, 20jt ekskul, 50jt listrik”. Taruh di mading + IG sekolah. Dana BOS itu uang rakyat, rakyat berhak tau.

2. Hidupkan ekskul: Dorong tiap sekolah punya minimal 3 ekskul unggulan yang rutin ada lomba/pentasnya. Anak butuh pengakuan dari piala atau piagam, bukan dari video tawuran.

3. Lindungi Kepsek jujur: Kepsek yang berani nolak setoran harus dibackup penuh. Jangan sampai dananya dipersulit karena dia bersih.

Kami percaya, dengan capaian yang sudah ada ditambah 3 langkah di atas, Lampung bisa lompat lebih tinggi. 10 tahun ke depan kita gak lagi kenal Bandar Lampung sebagai kota tawuran, tapi sebagai gudangnya juara lomba Pramuka, sains, dan olahraga pelajar.

Terima kasih Kadisdik Lampung atas kerja kerasnya. Kami siap jadi mitra, ngawasin dari bawah biar bareng-bareng pendidikan Lampung naik kelas.

Lampung Hebat, dimulai dari sekolah yang beres.

Bandar Lampung: 9 Juni 2026.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!