Kembali Muncul Dugaan Pungli: Rp3 Juta Per Siswa Pindahan di SMAN 2 Negeri Katon

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Agu 2026 13:55 6 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Dugaan praktik pungutan yang tidak memiliki dasar peraturan resmi kembali mencuat di dunia pendidikan Kabupaten Pesawaran, kali ini menyasar SMAN 2 Negeri Katon. Informasi diperoleh dari salah satu elemen internal sekolah yang enggan disebutkan namanya, menyatakan pihak sekolah diduga memungut biaya sebesar Rp3.000.000 dari setiap siswa yang baru pindah, tanpa landasan aturan yang jelas.

Terkait hal tersebut, media melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Sekolah SMAN 2 Negeri Katon, Bambang Iswantoro. Saat ditanya kebenaran adanya pungutan senilai Rp3 juta kepada siswa pindahan, Bambang tidak menampik keberadaan praktik tersebut.

Ia menjelaskan rincian penggunaan dana yang dipungut: “Sebagian digunakan untuk lima setel seragam, biaya transportasi operator pengubahan data Dapodik, serta kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.”

Ketika ditegaskan apakah pungutan ini memiliki dasar aturan atau surat keputusan resmi yang berlaku, Bambang menyatakan: “Hal ini didasari atas kesepakatan antara pihak sekolah, wali murid, dan komite sekolah.”

Sementara itu, terkait aliran dana, bendahara sekolah mengungkapkan uang tersebut diserahkan langsung kepada kepala sekolah terlebih dahulu, baru kemudian diserahkan kembali kepadanya untuk dikelola. Hingga saat ini belum ada penjelasan rinci apakah bukti penerimaan atau kwitansi resmi diberikan kepada wali murid saat penyerahan uang.

Sampai berita ini diturunkan, media masih menelusuri lebih lanjut dasar hukum pungutan tersebut serta meminta kejelasan mengenai mekanisme pertanggungjawaban dana yang terkumpul. Media tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi pihak terkait.

Pewarta:Budi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!