Di Usia 80 Tahun, Lampung Utara Rayakan dengan Rasa Syukur dan Kebersamaan

waktu baca 2 menit
Rabu, 17 Jun 2026 14:15 17 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id |  – Senin malam, 15 Juni 2026, halaman Mall Pelayanan Publik Kotabumi berubah jadi panggung syukur. Ribuan warga Lampung Utara memadati halaman Mol Pelayanan Publik (Mpp) sejak sore, menunggu satu momen, Malam Resepsi Hari Lahir Kabupaten Lampung Utara ke-80.

Angka 80 terpampang besar di layar, di bawahnya, pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan artis ibu kota berdiri satu barisan. Ada Aldi Taher membentuk hati dengan tangan. Ada Vicky Prasetyo. Tapi sorot paling hangat justru saat para pemenang Festival Ringget, Parade Mighul, dan Pawai Budaya maju ke depan panggung. Mereka disalami, diberi piala, dan disaksikan seluruh Kotabumi.

Itu pesan utamanya, HUT ke-80 bukan cuma pesta. Ini ruang untuk mengapresiasi semua pihak.

Mewakili Bupati Lampung Utara, Sekretaris Daerah Dra. Intji Indriati, M.H. naik ke podium. Suaranya tenang tapi tegas.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, insan pers, panitia pelaksana, serta seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.

Kalimat itu penting, dii usia 80, Lampung Utara sadar, pembangunan nggak bisa jalan kalau cuma satu pihak yang kerja. Butuh Forkopimda yang jaga keamanan. Butuh BUMN/BUMD yang buka lapangan usaha. Butuh insan pers yang sampaikan informasi. Butuh masyarakat yang gotong royong.

Sekda juga mengajak warga menjadikan hari jadi ini sebagai “momentum memperkuat persatuan”. Visi yang disebut, Lampung Utara Bermartabat, Maju, Aman, dan Sejahtera.

Malam itu memang meriah. Hanaya buka acara, disusul Aldi Taher dan Vicky The Bryan bersama The Prasetyo Squad. Lagu-lagu mereka bikin MPP Kotabumi riuh dari sore sampai malam.

Tapi di sela hiburan, Pemkab menyisipkan hal yang lebih penting, penyerahan piala dan piagam penghargaan. Foto di atas menangkap momen itu. Pejabat bersalaman dengan warga penerima penghargaan. Di meja depan ada bungkusan berisi alat “Rice Transplanter”.

Artinya jelas, Lampung Utara merayakan ulang tahun dengan memberi kembali ke warganya. Yang berprestasi di budaya dapat piala. Yang berjasa untuk daerah dapat apresiasi.

Usia 80 tahun itu angka. Tapi yang bikin bermakna adalah cara merayakannya, Lampung Utara memilih merayakan dengan panggung terbuka, hiburan rakyat, dan penghargaan untuk pejuang-pejuang kecil di daerahnya.

Di foto, semua orang kompak tunjuk simbol “Lampung Utara”. Pejabat, artis, panitia. Itu simbol sederhana, 80 tahun ini milik kita semua.

Malam resepsi selesai. Tapi semangat gotong royong yang ditekankan Sekda Intji, diharapkan terus nyala. Untuk Lampung Utara yang lebih bermartabat, maju, aman, sejahtera di tahun-tahun berikutnya.

Penulis: Davi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!