RadarCyberNusantara.Id | – Peluit panjang berbunyi, bola melambung di atas net. Bukan pertandingan biasa. Kapolres Cup 2026 resmi digeber AKBP Sendi Antoni S.I.K., M.I.K di Halaman Apel Polres Tubaba, Selasa 23/6/2026.
Tahun ini spesial. HUT Bhayangkara masuk angka 80. Temanya nendang: _“80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”_. Dan volly ball dipilih jadi pembuka, karena di lapangan itu yang diuji bukan cuma otot, tapi kekompakan.
Di bawah terik Panaragan Jaya, AKBP Sendi Antoni lempar pesan tegas sebelum servis pertama. “Kapolres Cup bukan soal siapa paling jago smash. Ini cara kita jahit silaturahmi antar Polsek. Lewat olahraga, fisik kuat, mental sehat, kerja tim solid,” ujarnya.
Satu per satu tim Polsek Jajaran Polres Tubaba turun lapangan. Jersey beda, semangat sama. Sorak-sorai anggota pecah tiap kali bola berhasil diselamatkan. “Di kantor kita atasan-bawahan. Di lapangan, kita satu tim. Kalah menang urusan kedua,” celetuk salah satu Bhabinkamtibmas peserta.
HUT ke-80 jadi momen refleksi. Kapolres tegaskan Polri nggak boleh kaku di balik meja. “Tema ‘Polri untuk Masyarakat’ artinya kita harus hadir. Bukan cuma pas nangkap, tapi juga pas rakyat butuh. Hari ini kita main volly, besok kita bakti sosial, lusa kita edukasi hukum ke sekolah,” tegasnya.
Rangkaian HUT Bhayangkara di Tubaba memang padat. Setelah Kapolres Cup, ada bakti sosial, bagi sembako, sampai penyuluhan. Tujuannya satu: polisi nggak berjarak. “Seragam boleh coklat, tapi keringat kita sama asinnya dengan keringat petani,” seloroh Kapolres disambut tawa anggota.
Kapolres Cup diharapkan jadi tradisi. Tiap tahun Polsek adu strategi di lapangan, bukan adu ego di jalanan. “Kalau antar Polsek solid, keamanan Tubaba otomatis kuat. Masyarakat tidur nyenyak,” pungkas AKBP Sendi.
Peluit akhir memang belum bunyi. Tapi satu yang pasti: semangat kebersamaan dan sportivitas sudah menang sebelum pertandingan selesai.
Penulis: Davi
Dilihat: 0
Rekomendasi
Tidak ada komentar