Audiensi ke Kemenag, PEWARNA Indonesia DKI Jakarta Perkuat Sinergi Kerukunan dan Kebangsaan

waktu baca 4 menit
Senin, 28 Sep 2026 18:06 2 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id | – Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., di Jakarta.

Audiensi tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus menyampaikan program PEWARNA Indonesia dalam bidang jurnalistik, sosial, keagamaan, kebangsaan dan budayadi Kemenag Thamrin berada di Gedung Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat 10340, dan lantai 11 di gedung ini ditempati oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen RI. pada hari Senin (28/9/2026) pukul 13.00 wib.

Rombongan PEWARNA Indonesia dalam audiensi tersebut dipimpin Dr. Antonius Natan, Ketua Umum PEWARNA Indonesia periode 2023–2028.

Turut hadir Luther Sembiring, S.Sos., M.M.; Y. Suwidodo, Sekretaris Daerah PEWARNA Indonesia DKI Jakarta; Pdt. Herru Widjaja, Pembina PEWARNA Indonesia DKI Jakarta; serta Johan Sopaheluwakan, S.Pd., C.EJ., C.BJ., CLA-D, Ketua PEWARNA Indonesia DKI Jakarta yang baru dilantik.

Dalam pertemuan tersebut, PEWARNA Indonesia menyampaikan bahwa audiensi bukan semata-mata untuk menyampaikan program organisasi, tetapi juga membangun komunikasi, sinergi dan kerja sama dengan pemerintah serta berbagai elemen masyarakat.

“Kami datang bukan hanya untuk meminta, tetapi juga menawarkan sinergi dan kontribusi. Apa yang dapat kami lakukan melalui media dan kegiatan PEWARNA akan kami upayakan untuk mendukung kepentingan masyarakat dan kehidupan kebangsaan,” demikian disampaikan dalam audiensi.

PEWARNA Dorong Pers Sehat dan Berimbang

PEWARNA Indonesia menjelaskan bahwa sebagai organisasi wartawan, pihaknya memiliki perhatian terhadap kehidupan kebangsaan.

Melalui karya jurnalistik, PEWARNA berkomitmen ikut menjaga ruang publik agar tetap sehat, menyampaikan informasi secara berimbang serta mendorong nilai-nilai kebenaran, keadilan, kasih, persatuan dan keberagaman.

Dalam audiensi, dibahas pula pentingnya peran media dalam membangun komunikasi di tengah masyarakat yang majemuk.

Media dinilai dapat menjadi jembatan informasi antara pemerintah, tokoh agama, masyarakat dan berbagai organisasi, dengan tetap mengedepankan prinsip jurnalistik dan verifikasi informasi.

Sampaikan Program API dan Jelajah Budaya Jawa-Bali

PEWARNA juga menyampaikan sejumlah agenda organisasi, termasuk Apresiasi PEWARNA Indonesia (API) dan DOA PEWARNA Jelajah Budaya Jawa-Bali.

Program tersebut diarahkan sebagai ruang untuk memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Selain apresiasi, rangkaian kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat persaudaraan, kerukunan, kebhinnekaan dan persatuan Indonesia.

PEWARNA ingin mengangkat nilai sejarah dan budaya di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya membangun kecintaan terhadap tanah air.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung secara estafet di sejumlah wilayah Jawa dan Bali dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Bangun Koordinasi dengan Pembimas Kristen

Dalam pelaksanaan kegiatan di daerah, PEWARNA berharap dapat membangun komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Kementerian Agama, termasuk Pembimas Kristen di masing-masing daerah.

Koordinasi juga akan dilakukan dengan pemerintah daerah serta tokoh agama dan masyarakat setempat sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

PEWARNA menyatakan terbuka terhadap arahan dan masukan dari Kementerian Agama agar berbagai program yang dilaksanakan dapat berjalan secara tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Audiensi Diharapkan Berlanjut

Pertemuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan silaturahmi, tetapi dapat menjadi awal komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.

PEWARNA Indonesia menilai pembangunan bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, pers, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pelaku budaya dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga Indonesia tetap damai, rukun dan maju.

Melalui jaringan media dan berbagai kegiatan sosial, keagamaan, budaya serta kebangsaan, PEWARNA Indonesia menyatakan siap mengambil bagian dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan konstruktif.

“Kami datang bukan hanya untuk meminta, tetapi juga menawarkan sinergi dan kontribusi.”

Peserta Audiensi

Dalam audiensi tersebut hadir:

– Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd. – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI.
– Dr. Antonius Natan – Ketua Umum PEWARNA Indonesia periode 2023–2028.
– Luther Sembiring, S.Sos., M.M.
– Y. Suwidodo – Sekretaris Daerah PEWARNA Indonesia DKI Jakarta.
– Pdt. Herru Widjaja – Pembina PEWARNA Indonesia DKI Jakarta.
– Johan Sopaheluwakan, S.Pd., C.EJ., C.BJ., CLA-D – Ketua PEWARNA Indonesia DKI Jakarta yang baru dilantik.

Audiensi berlangsung dalam suasana silaturahmi dan dialog, dengan harapan komunikasi antara PEWARNA Indonesia dan Kementerian Agama dapat terus berkembang dalam berbagai kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat dan kehidupan kebangsaan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

Close Welcome Bar
error: Content is protected !!