RadarCyberNusantara.Id| – Suasana penuh kekeluargaan terasa begitu kental di Sesat Raja Delipa GSG Desa Negeri Ujung Karang, Kecamatan Muara Sungkai, Kamis 5 November 2026.
Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., hadir langsung dalam silaturahmi Kepala Tiuh dan Tokoh Adat Sungkai Marga Bunga Mayang. Kehadirannya didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Mat Soleh, M.Pd.
Kedatangan Wabup Romli disambut dengan penuh hormat oleh para tokoh adat yang telah hadir sejak pagi. Bukan sekadar acara formal, silaturahmi ini menjadi ajang mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah zaman yang terus berubah.
Acara ini diselenggarakan oleh Ketua Forum Buay Perja Bersatu, Nurdin gelar Tuan Raja Marga Muda. Turut hadir para tokoh besar Sungkai Marga Bunga Mayang, di antaranya Alamlah gelar Suttan Ratu Sepulau Lampung, Adi Sanjaya gelar Suttan Ratu Anom, Ibnu Hajib gelar Ngedika Mustika Ratu, Arizon gelar Minak Mangku Negara, hingga Amir Yusuf gelar Pengiran Bunga Mayang.
Hadir pula Imam Sumantri gelar Suttan Riya Pengulihan, Damsir Lebih gelar Tuan Guru Ratu, Agung Pratama gelar Sunan Buai Bintang, Darwansyah gelar Batin Penutup, Panda gelar Tuan Ratu, serta para camat dan kepala desa se-Kecamatan Muara Sungkai.
Dalam suasana yang penuh keakraban itu, Wabup Romli menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas peran tokoh adat dalam menjaga warisan budaya leluhur serta memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.
Menurutnya, tokoh adat adalah penjaga marwah daerah. Tanpa mereka, budaya Lampung Utara akan kehilangan jiwanya. Karena itu, sinergi antara Pemerintah Daerah dan masyarakat adat harus terus terjalin erat untuk mendukung pembangunan Kabupaten Lampung Utara yang maju namun tetap berakar pada kearifan lokal.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan antara Pemerintah dan para pemangku adat di Marga Bunga Mayang semakin kuat. Bukan hanya untuk membangun daerah, tetapi juga untuk memastikan nilai-nilai luhur, adat istiadat, dan kearifan lokal tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi muda. (Dv)
Tidak ada komentar