DPP LLI : 344 Tahun Balam, Rakyat Masih Terjebak Banjir Tahunan dan Tidak Transparannya Anggaran Daerah

waktu baca 2 menit
Rabu, 17 Jun 2026 19:07 8 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | HUT ke-344 Kota Bandar Lampung boleh dirayakan meriah. Tapi bagi Laskar Lampung Indonesia, HUT itu terasa hampa jika rakyat masih trauma masalah banjir yang masih menghantui setiap musim hujan, dan masih bergulat dengan jalan rusak, drainase buruk, belum lagi masalah sampah yang menumpuk Dimana-mana.

 

“Usia 344 tahun itu usia matang. Kalau kemajuan daerah cuma diukur dari kemeriahan seremoni, itu kemunduran,” tegas Ketua Umum DPP Laskar Lampung Indonesia, Ir Nerozelly Agung Putra, Rabu (17/6/2026).

 

Laskar Lampung menyebut masalah banjir dan sampah jadi luka yang tak kunjung sembuh.

Ditambah buruknya drainase, sampah yang belum bisa teratasi sepenuhnya, dan persolaan tatakota yang dinilai tidak mencerminkan kemajuan suatu daerah.

 

“344 Tahun bukan waktu sebentar. Pembangunan tidak boleh lagi setengah hati dan hanya membangun yang tidak menyentuh kepentingan masyarakat banyak. Rakyat di Kota Bandar Lampung berhak merasakan manfaat pembangunan yang sama,” kata Nero.

 

Lebih dari infrastruktur, Laskar Lampung Indonesia menyoal transparansi anggaran. Uang rakyat, kata Nero, jangan hanya habis untuk memenuhi target administrasi. Setiap rupiah harus punya jejak manfaat yang bisa dilihat dan dirasakan warga.

 

Laskar Lampung Indonesia juga menuntut ruang nyata bagi publik dalam pembangunan. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat sipil tidak boleh hanya jadi penonton saat kebijakan diputuskan.

 

“Rakyat bukan properti seremoni. Mereka harus dilibatkan dari perencanaan sampai pengawasan,” tegas Nero.

 

Laskar Lampung Indonesia menyatakan siap jadi mitra kritis, mendukung program yang berpihak pada rakyat, mengecam kebijakan yang gagal menjawab kebutuhan dasar.

 

“Bandar Lampung tidak butuh kebanggaan semu atas sejarah panjang. Yang dibutuhkan rakyat adalah bukti: pembangunan merata, berkeadilan, dan dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.” Pungkas Nero. | Pnr.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!