RadarCyberNusantara.Id | Suasana berbeda terasa dalam Rapat Kerja (Raker) Bulanan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Lampung Utara yang digelar di Sub Rayon 6. Tidak hanya menjadi forum pembahasan program pendidikan, kegiatan tersebut juga menghadirkan momen haru melalui pelepasan dua kepala sekolah yang memasuki masa purna tugas.
Sebanyak 56 kepala sekolah SMP negeri dan swasta dari seluruh Lampung Utara hadir dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan itu. Raker dipimpin oleh Kepala SMP Bhayangkari Kotabumi, Zulkarnain, yang juga menjadi tuan rumah kegiatan.
Sejak pagi, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Kehadiran Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Maryudi, SE, serta Kasi Peserta Didik, Yulianti Yakub, S.Pd., menambah semarak sekaligus memberikan penguatan terhadap berbagai agenda pendidikan yang tengah menjadi perhatian bersama.
Dalam forum tersebut, pembahasan utama tertuju pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026. Para kepala sekolah berdiskusi mengenai berbagai strategi agar proses penerimaan peserta didik baru dapat berjalan transparan, objektif, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Selain SPMB, agenda libur semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026 juga menjadi salah satu topik penting yang dibahas. Berbagai masukan dan koordinasi dilakukan agar pelaksanaan kegiatan pendidikan menjelang akhir tahun ajaran dapat berlangsung tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.
Namun di balik agenda formal tersebut, terselip momen yang menyentuh hati. MKKS SMP Lampung Utara memberikan penghormatan kepada dua sosok pendidik yang telah menuntaskan pengabdiannya di dunia pendidikan.
Mereka adalah Aida Yusuf, S.Pd., Kepala SMP Negeri 4 Kotabumi, dan Mainah, S.Pd., M.M., Kepala SMP Negeri 4 Tanjung Raja. Keduanya resmi memasuki masa purna tugas setelah bertahun-tahun mengabdikan diri membangun kualitas pendidikan dan membimbing generasi muda di Lampung Utara.
Suasana haru terasa saat para peserta memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan. Rekan-rekan kepala sekolah mengenang perjalanan panjang kedua sosok tersebut yang dinilai telah menjadi teladan dalam kepemimpinan dan pengabdian di lingkungan sekolah.
“Kegiatan MKKS bukan hanya wadah koordinasi program pendidikan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan kebersamaan antar kepala sekolah,” ungkap Zulkarnain di sela kegiatan.
Menurutnya, sinergi yang terjalin melalui MKKS menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan, termasuk menyukseskan pelaksanaan SPMB dan meningkatkan mutu layanan pendidikan di Lampung Utara.
Raker bulanan kali ini pun menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tidak hanya berbicara tentang program dan kebijakan, tetapi juga tentang penghargaan terhadap pengabdian serta kuatnya ikatan kekeluargaan di antara para insan pendidikan.
Di tengah berbagai dinamika pendidikan yang terus berkembang, semangat kolaborasi yang tercermin dalam Raker MKKS SMP Lampung Utara menjadi harapan untuk terus melahirkan langkah-langkah terbaik demi kemajuan pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa.
Penulis: Davi
Tidak ada komentar