Malam ke-7 untuk Sang Purnawirawan: PWRI Lampung Utara Temani Keluarga Anggi Ridho Qodrat dalam Duka

waktu baca 2 menit
Rabu, 20 Mei 2026 19:55 1 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Cahaya lampu temaram menerangi halaman rumah di Kali Umban, Gang Masjid Al-Iman. Malam ini, halaman kediaman Alm. Purn. Pol. Abdul Karim Bin Abdul Kasim dipenuhi tamu. Bukan pesta, tapi malam ke-7 takziah yang penuh haru dan kekeluargaan. Rabu (20/5/2026).

Di kursi kayu sederhana, puluhan anggota dan pengurus PWRI DPC Lampung Utara duduk bersimpuh. Beberapa mengenakan peci hitam, sebagian lagi pakaian santai. Tidak ada jarak antara ketua, pengurus, dan anggota, semua datang dengan satu tujuan, menemani Anggi Ridho Qodrat dan keluarga dalam duka atas kepergian sang ayahanda.

Alm. Purn. Pol. Abdul Karim dikenal sebagai sosok pensiunan polisi yang mengabdi dengan tenang. Kini, di malam ketujuh kepergiannya, nama beliau kembali disebut dalam doa-doa yang dipanjatkan bersama, suasana khidmat bercampur hangat, seperti keluarga besar yang sedang saling menguatkan.

Ketua LBH PWRI DPC Lampung Utara Anggi Ridho Qodrat tampak didampingi rekan-rekannya, Kesedihan tak disembunyikan, tapi ia tak sendiri. Dukungan mengalir dari setiap anggota yang hadir.

“Kami di PWRI bukan hanya rekan kerja. Kami adalah keluarga, kehilangan Pak Abdul Karim adalah kehilangan kami semua. Semoga beliau husnul khatimah dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,” ujar Darwis Ib pengurus PWRI yang hadir.

Doa bersama dipimpin dengan khusyuk, dilanjutkan tahlil dan tausiyah singkat yang mengingatkan tentang makna kesabaran dan keikhlasan. Di sela-sela itu, cerita-cerita tentang kebaikan almarhum sesekali muncul, membuat suasana menjadi haru namun menenangkan.

Bagi PWRI Lampung Utara, kehadiran di malam ke-7 ini adalah bentuk nyata solidaritas, bahwa di organisasi ini, suka dan duka selalu ditanggung bersama.

Kepada keluarga besar Alm. Purn. Pol. Abdul Karim Bin Abdul Kasim, khususnya kepada Anggi Ridho Qodrat, seluruh anggota dan pengurus PWRI DPC Lampung Utara menyampaikan:

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di surga-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan.

Malam ini mungkin dingin, tapi kehangatan kebersamaan membuat hati menjadi tenang. Karena di Lampung Utara, PWRI menunjukkan bahwa persaudaraan lebih kuat dari duka.

Penulis ; Davi rcn.id

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!