Normalisasi Irigasi di Pekon Tambahrejo Dusun 4 RT 8 Dimulai, Perusahaan CV. CAP, Pemerintah Pekon, dan Warga Turun Bersama

waktu baca 2 menit
Sabtu, 2 Mei 2026 11:40 2 Admin Elsa

RadarCyberNusantara.Id | Upaya normalisasi saluran irigasi di Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, mulai dilakukan pada Jumat (1/5). Kegiatan melibatkan pemerintah pekon, masyarakat, pihak perusahaan, serta pengawalan aparat kepolisian setempat.

Pihak perusahaan menurunkan tim teknis serta alat berat untuk membantu mempercepat proses normalisasi, khususnya pada bagian saluran yang terdampak lebih tebal.

Disaat yang sama puluhan warga bersama pemerintah pekon melakukan gotong royong membersihkan endapan lumpur yang sebelumnya menghambat aliran air di saluran irigasi. Pembersihan dilakukan di sejumlah titik yang mengalami pendangkalan.

Kegiatan di lapangan berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian guna memastikan proses berjalan tertib dan kondusif.

Sebelumnya, warga menyampaikan adanya endapan lumpur di saluran irigasi yang berpotensi mengganggu distribusi air ke lahan pertanian. Informasi tersebut kemudian menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti melalui kegiatan penanganan di lapangan.

Kepala Pekon setempat menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons atas kondisi yang terjadi, dengan melibatkan berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan fungsi irigasi.
“Kami bersama masyarakat bergerak untuk memastikan saluran kembali normal. Semua pihak saat ini terlibat dalam penanganan di lapangan,” ujarnya.

Pihak perusahaan menyatakan telah mengambil langkah penanganan dengan menurunkan alat dan tenaga kerja, serta melakukan evaluasi teknis terhadap pengelolaan yang ada.
“Kami menurunkan tim dan alat untuk membantu normalisasi, serta melakukan evaluasi agar pengelolaan ke depan lebih optimal,” perwakilan perusahaan menyampaikan.

Sementara itu, warga yang ikut dalam kegiatan gotong royong berharap aliran air dapat kembali lancar dan tidak mengganggu aktivitas pertanian ke depan.
“Kami ikut membersihkan supaya cepat selesai. Harapannya air bisa kembali normal,” kata salah satu warga.

Aparat kepolisian yang melakukan pengawalan menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung tertib dengan koordinasi antar pihak di lapangan.
“Kami memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Proses pembersihan dan normalisasi masih berlangsung dan difokuskan pada titik-titik yang terdampak. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur masyarakat, pemerintah pekon, dan perusahaan.

Kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan ini diharapkan dapat memulihkan fungsi saluran irigasi secara bertahap, sekaligus menjadi dasar evaluasi pengelolaan ke depan agar kondisi serupa dapat diminimalkan.|RBL

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!