PDAM Tutup, Iuran Tetap Dipungut: Pengakuan Fendi Ada Setoran Ke Pemkab

waktu baca 2 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 18:07 7 Admin RCN

RadarCyberNusantara.Id | Pengakuan mengejutkan datang dari Fendi, eks karyawan PDAM Way Bumi Unit Subik. Saat ditemui tim media di kediamannya, ia mengaku menyetor uang ke Pemkab Lampung Utara dari 2011 hingga 2018 meski PDAM Way Bumi Unit Subik sudah mati suri sejak 2011.

“Saya yang setor ke Pemda dari 2011 sampai 2018. Waktu itu PDAM udah tutup, tapi setorannya masih masuk,” kata Fendi saat dikonfirmasi dikediamannya. Sabtu (20/6/2026).

Fendi berdalih dirinya masih karyawan PDAM Way Bumi Unit Subik. Padahal, PDAM Way Bumi Unit Subik telah mati suri sejak 2011 dan ditutup total serta merumahkan seluruh pegawai pada 2015. Artinya, sejak 2015 Fendi berstatus mantan karyawan.

Lebih mengejutkan, Fendi mengakui tetap menarik iuran air dari warga hingga Februari 2026. Padahal, menurut pengakuannya, ia sudah diperingatkan Kabag Ekonomi Setdakab Lampura, Biantori, sejak 2024 untuk berhenti.

“2024 saya dipanggil Pak Biantori. Disuruh berhenti narik iuran ke warga,” ujar Fendi. Namun ia mengaku mengabaikan peringatan itu. “Iya masih saya tarik sampai Februari kemarin,” akunya. Pungutan dilakukan menggunakan kwitansi dan cap PDAM Way Bumi Unit Subik.

Kontradiksi ini memunculkan tanda tanya: jika benar Fendi setor dari 2011-2018, uang itu masuk ke kas daerah atau ke mana? Jika tidak masuk, kenapa Pemkab baru tahu ada pungutan ke warga pada 2024?

Fendi menyebut setoran ke Pemda stop sejak 2018. Namun ia tetap memungut iuran ke warga hingga Februari 2026, atau 11 tahun setelah seluruh pegawai PDAM Way Bumi Unit Subik dirumahkan dan dua tahun setelah diperingatkan Biantori.

Kasus ini tidak bisa berhenti di pengakuan Fendi. Kejari dan Inspektorat Lampung Utara perlu audit total aliran dana terkait PDAM Way Bumi Unit Subik periode 2011-2026. Jika terbukti ada pembiaran dari pejabat, pihak terkait harus bertanggung jawab secara hukum.

Penulis: Davi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Dapatkan Berita Pilihan Di Whatsapp Untuk Anda.

 

X
error: Content is protected !!