RadarCyberNusantara.Id| – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pesawaran resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III Tahun 2026 sebagai forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan lima tahun ke depan.
Musyawarah yang berlangsung di Sekretariat KAHMI Kabupaten Pesawaran, Sukamarga, Gedong Tataan, Sabtu (7/11/2026), menjadi tonggak regenerasi kepemimpinan sekaligus momentum memperkuat konsolidasi alumni HMI di Kabupaten Pesawaran.
Musda III dihadiri Pengurus Majelis Wilayah (MW) KAHMI Provinsi Lampung, Dr. Topan Indra Karsa, S.H., M.H., senior KAHMI Lampung Drs. Ahmad Bastian, Sy., Ketua Umum MD KAHMI Kabupaten Pesawaran periode 2021–2026 Dedy Satria, S.H.I., jajaran pengurus, anggota KAHMI Kabupaten Pesawaran.
Selain itu juga hadir kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Kabupaten Pesawaran. Puluhan peserta mengikuti jalannya persidangan yang berlangsung penuh semangat kekeluargaan dan demokratis.
Dalam sidang pleno, forum secara resmi menetapkan kepengurusan Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Pesawaran periode 2021–2026 sebagai demisioner.
Selanjutnya, Musda III berhasil memilih dan menetapkan lima orang Presidium Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Pesawaran periode 2026–2031, antara lain:
1. Dedy Satria
2. Nurul Azmi
3. Ziptonie
4. Rudi Hartono
5. Firman Ardana
Lima orang presidium terpilih tersebut akan mengemban amanah memimpin organisasi selama periode 2026-2031 mendatang.
Mewakili Majelis Wilayah KAHMI Lampung, Dr. Topan Indra Karsa, S.H., M.H. menegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu membawa KAHMI menjadi organisasi yang semakin terbuka terhadap gagasan, menjadi ruang dialog, serta memperkuat tradisi intelektual yang selama ini menjadi ciri khas HMI.
“KAHMI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh alumni HMI. Rumah yang menghadirkan ruang dialog, diskusi, dan pertukaran gagasan secara sehat. Ke depan, saya berharap KAHMI Pesawaran mampu mengedepankan peningkatan kapasitas intelektual kader dan alumni HMI agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah maupun bangsa,” ujar Topan.
Menurutnya, tantangan organisasi ke depan tidak hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga menghadirkan pemikiran-pemikiran yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan akademik, intelektual, dan kebangsaan.
Sementara itu, Ketua Umum MD KAHMI Kabupaten Pesawaran periode 2021–2026, Dedy Satria, S.H.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, alumni, dan kader HMI yang telah menjaga kekompakan organisasi selama masa kepengurusannya.
Ia berharap estafet kepemimpinan yang telah berlangsung melalui Musda III mampu membawa KAHMI semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Saya berharap KAHMI Kabupaten Pesawaran terus berkembang semakin pesat di Bumi Andan Jejama. Organisasi ini harus semakin dikenal masyarakat, bukan hanya sebagai wadah alumni HMI, tetapi juga sebagai organisasi yang mampu menghadirkan gagasan, karya, dan pengabdian yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah serta kemajuan masyarakat Pesawaran,” kata Dedy.
Ia juga menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dari dinamika organisasi. Karena itu, seluruh alumni diharapkan tetap menjaga persatuan, memperkuat komunikasi, serta mendukung penuh kepengurusan baru agar mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik.
Musda III KAHMI Kabupaten Pesawaran menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan organisasi. Dengan kepemimpinan presidium yang baru, KAHMI diharapkan semakin solid dalam mengonsolidasikan potensi alumni HMI.
Kepengurusan Kahmi juga diperlukan memperkuat peran strategis di tengah masyarakat, fokus dalam pengkaderan menuju pesawaran lebih baik, serta menjadi mitra konstruktif bagi pemerintah dan seluruh elemen daerah dalam mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang lebih maju.
Tidak ada komentar